Berita Hulu Sungai Tengah

Ada Arung Jeram dan Mulai Ramai Didatangi Wisatawan, Tapi Jalan Desa Natih Rusak Parah

Sayang kondisi jalan di sejumlah titik di desa tersebut rusak parah, dengan kondisi berlubang-lubang

Ada Arung Jeram dan Mulai Ramai Didatangi Wisatawan, Tapi Jalan Desa Natih Rusak Parah
Hanani
Salah satu titik jalan yang berlubang-lubang di Desa Natih Kecamatan Batangalai Timur Hulu Sungai Tengah, yang menyulitkan pengendara menuju desa tersebut, Selasa (24/7/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Desa Natih, Kecamatan Batangalai Timur Hulu Sungai Tengah kini ramai dikunjungi wisatawan, sejak adanya perahu karet untuk arung jeram di bagian hulu sungai Batangalai tersebut.

Sayang kondisi jalan di sejumlah titik di desa tersebut rusak parah, dengan kondisi berlubang-lubang, dan aspalnya sudah terkelupas.‎

Tokoh masyarakat setempat, yang juga Ketua Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) NAtih, Arbaini mengatakan, kondisi jalan sudah lama rusak dan sampai sekarang belum ada perbaikan.

Baca: Jadwal Live TVRI & INews TV Juventus Vs Bayern Munchen - Head to Head, Prediksi Susunan Pemain

Termasuk satu jembatan dekat kantor desa, yang kondisinya rusak berat dan hanya diperbaiki secara darurat oleh masyarakat dengan sebagian lantainya dari batang pohon kelapa.

"Saat ini masyarakat umum mulai ramai mengunjungi desa kami untuk wisata arung jeram perahu karet, bantuan Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Wilayah Kalimantan, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. LPHD Natih, juga sedang dibantu BPSKL yang mendatangkan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalsel untuk kegiatan sekolah lapang arung jeram, dalam rangka melatih skill masyarakat di sini menggunakan perahu karet dan cara berarung jeram yang benar, sesuai standar untuk keselamatan wisatawan yang menggunakan jasa wisata sungai ini," ungkap Arbaini.

Baca: Nekat PP Kalsel-Kaltim, Pengemis Ini Malahan Miliki Motor Matic dan Mengaku Sudah Umrah

Menurutnya, dukungan berupa akses jalan yang baik di Desa Natih memudahkan masyarakat setempat mengembangkan potensi wisata yang ada.

Kepala Bidang Fariwisata, Dinas Pemuda, OlaghRaga, dan Pariwisata HST, Fachrurrazi dikonfirmasi terkait akses jalan ke Natih, yang sebagian berlubang-lubang tersebut menyatakan, pihaknya segera berkoordinasi dengan Dinas PU dan Pengembangan Wilayah HST.

Baca: Jadwal & Link Live Streaming Persebaya vs Persib di Laga Tunda Liga 1 2018 Live Indosiar

"Desa Natih, juga masuk dalam program kami, pengembangan pariwisata di Kecamatan Batangalai Timur, karena di sana banyak objek wisata alam yang bisa dijadikan satu paket wisata. Seperti air terjun Tumaung, dan Gua Batusawar,"katanya.

Diapun menyatakan, Pemkab HST mendukung Desa Natih dikembangkan jadi kawasan ekowisata.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved