Haji 2018

Begini Prosedur Pengurusan Jenazah Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci

Sebanyak enam jemaah asal Indonesia hingga Selasa (24/07) sore waktu setempat telah wafat di Tanah Suci.

Begini Prosedur Pengurusan Jenazah Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci
kemenag.go.id/MCH
Sertifikat kematian (COD) jemaah haji dari Pemerintah Arab Saudi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MAKKAH — Memasuki hari kedelapan, sebanyak 52.908 jemaah haji Indonesia telah mendarat di Bandara Ammir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah.

Sebanyak enam jemaah asal Indonesia hingga Rabu (24/7/2018) sore waktu setempat telah wafat di Tanah Suci.

Dilansir Kemenag.go.id, mereka adalah Sukardi Ratmo Diharjo (59), jemaah haji Kloter JKS-1; Hadia Daeng Saming (73) kloter 5 embarkasi Makassar; Ade Akum Dachyudi (67) asal Kloter JKS-13, Sunarto Sueb Sahad (57) Kloter 15-SOC; dan Siti Aminah Rasyip (57) asal Tegalsari, Batang, Jawa Tengah, jemaah kloter 5-SOC.

Jemah keenam yang wafat adalah Sanusi Musthofa Khafid (73),  jemaah asal Jember, Jawa Timur. Jemaah asal SUB-06 itu meninggal pada, Selasa (24/7/2018) tadi malam Pukul 22.10 WAS

Lalu bagaimana prosedur pemakaman jemaah di Tanah Suci?

Baca: Hari Kedelapan Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci, 52.908 Orang Tiba, 6 Jemaah Wafat

Konsul Jenderal (Konjen) RI di Jeddah, Moh. Hery Saripuddin, saat menyambangi kantor Daker Makkah pada Ahad (22/7/2018) lalu menjelaskan, prosedur pertama yang dilakukan untuk mengurus jenazah jemaah dimulai saat otoritas kesehatan Saudi menerbitkan certficate of death (COD).

Setelah menerima COD, Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) akan meneruskan surat tersebut untuk mengajukan izin pemakaman kepada Kepala Daker setempat.

Baca: Tips Menjaga Kesehatan Bagi Jemaah Haji yang Baru Mendarat di Bandara Madinah

“Kadaker yang nanti akan mengirim surat ke KJRI, jika ingin dimakamkan di sini, maka kami akan minta persetujuan ahli waris dari Indonesia,” ungkap Hery yang menambahkan surat tersebut akan terbit kurang dari sejam. “Kita kerja sama dengan pihak terkait soal pemakaman jemaah yang meninggal," ujar Hery. (MCH/Kemenag.go.id)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved