Berita Kabupaten Banjar

Ini Kata Pengamat Terkait Anggota DPRD Banjar Pindah Partai di Pileg 2019

Empat anggota DPRD Banjar yang pindah partai pada Pileg 2019 ngotot belum mengundurkan diri sebagai anggota legislatif

Ini Kata Pengamat Terkait Anggota DPRD Banjar Pindah Partai di Pileg 2019
istimewa
Pengamat Politik dari Fisip ULM, Gazali Rahman 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Empat anggota DPRD Banjar yang pindah partai pada Pileg 2019 ngotot belum mengundurkan diri sebagai anggota legislatif karena alasan menunggu penetapan DCS oleh KPU.
Menurut Pengamat Politik dari Fisip ULM, Gazali Rahman, harusnya mereka mundur.

Dia mengatakan, anggota DPR atau DPRD yang dicalonkan oleh partai baru sejatinya harus mundur dari keanggotaannya di lembaga legislatif.

“Kalau tidak mengundurkan diri, tentu hal ini akan mencederai AD/ART partai lama dan etika politik serta hakekat demokrasi,” katanya, Rabu (25/7).

Baca: Sudah Buat Surat Pernyataan Lalu Dipulangkan, Ternyata Pengemis Malah Balik Lagi

Menurutnya, yang bersangkuran tidak lagi sebagai wakil rakyat dari partai yang mencalonkannya pada pemilu 2014 yang lalu, sekaligus tidak bisa lagi mengklaim diri mewakili konstituennya.

Sebab keanggotaan wakil rakyat di lembaga legislatif harus melalui mekanisme parpol.

Selain itu, kalau mereka tidak mundur, tentu hal ini akan dapat merusak citra diri yang bersangkutan dan merendahkan marwah partai lama serta partai baru yang mencalegkannya pada Pileg 2019.

Baca: Penegasan BKN Soal Penerimaan dan Pendaftaran CPNS 2018, Ternyata Belum Tetapkan Jadwal Pasti

Berdasarkan data dari KPU Kabupaten Banjar, anggota DPRD Kabupaten Banjar pindah partai atau Bacaleg ke partai lain ada lima orang, namun salah seorang membatalkan niatnya pindah partai dan Bacaleg yakni Farhat Mubarak.

Wakil rakyat di DPRD Banjar yang bacaleg ke partai lain adalag, Mardani yang saat inj mewakili Fraksi Gerindra, Derwana Farmei Golles dari PKPI, Kasmili dari Partai Golkar ke Partai Bekarya dan Jihan Hanifa dari PPP ke Gerindra.

Baca: Niat dan Tata Cara Sholat Gerhana Bulan - Jelang Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018

Merujuk pada peraturan perundang-undangan yang ada diantaranya PKPU No 20 tahun 2018 dan Tata Tertib DPRD Kabupaten Banjar, pada pasal 99 ayat satu menyebutkan, anggota DPRD berhenti antar waktu karena meninggal dunia, mengundurkan diri, diberhentikan.

Ayat dua menyebutkan, mengundurkan diri sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 ditandai dengan surat pengunduran diri dari yang bersangkutan, mulai berlaku terhitung sejak tanggal ditandatangani surat pengunduran diri.

(Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved