Haji 2018

Satu Jemaah Haji Pingsan di Lintasan Sa’i, Anggota Seksi Khusus Masjidil Haram Lakukan Ini

Kepala Seksus Masjidil Haram mengatakan jika kejadian jemaah pingsan, lupa jalan dan lemas adalah pemandangan lumrah.

Satu Jemaah Haji Pingsan di Lintasan Sa’i, Anggota Seksi Khusus Masjidil Haram Lakukan Ini
MCH/Kemenag.go.id
Simulasi penanganan jemaah pingsan oleh Seksus Masjidil Haram, Selasa (24/7/2018) sore 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MAKKAH — Seorang ibu paruh baya jemaah haji Indonesia lemas tak sadarkan diri saat melaksanakan rukun Sa'i. Perempuan itu terpeleset di lintasan Sa’i antara Shafa dan Marwah di Masjidil Haram Makkah.

Dilansir Kemenag.go.id, dengan sigap, dua petugas Sektor Khusus (Seksus) Masjidil Haram menggotongnya keluar dari Al Mud’ah Gate. Sesampainya di pintu keluar, lima petugas Tim Gerak Cepat (TGC) segera membantu.

“Ayah, ayah... mana suami saya?” lirih suara perempuan itu terdengar. Para petugas TGC menjalankan fungsinya masing-masing. Ada yang menyodorkan tabung oksigen, minyak oles, minuman dan ada pula ada yang berusaha menenangkan. Akhirnya sang ibu yang semula lemas, lambat laun pulih kesadarannya.

Baca: Hari Kedelapan Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci, 52.908 Orang Tiba, 6 Jemaah Wafat

Peristiwa tersebut merupakan adegan simulasi saat Seksus Masjidil Haram menggelar penanganan jemaah di Masjidil Haram, Selasa (24/07) sore.

Menurut rencana, jemaah mulai tiba dari Madinah pada Kamis (26/7/2018) besok. Kepala Seksus Masjidil Haram, Slamet Budiono, mengatakan jika kejadian jemaah pingsan, lupa jalan dan lemas adalah pemandangan lumrah.

“Tiap tahun cukup banyak yang mengalaminya,” ujar Slamet. Menurut Slamet, pihaknya wajib menggelar simulasi agar pada saatnya nanti para petugas paham akan posisi dan fungsinya masing-masing.

“Ini merupakan pola gelar pengamanan saat pelaksanaan ibadah para jemaah kita,” tambah Slamet. Apabila ada jemaah yang belum merampungkan rangkaian ibadah, imbuh Slamet lagi, pihaknya juga telah menyiapkan tim bimbingan ibadah yang akan membantu jemaah menyelesaikannya.

Baca: Begini Prosedur Pengurusan Jenazah Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci

Ada 4 (empat) pos yang telah disiapkan Seksus Masjidil Haram. Pertama, pos lintasan sa’i; kedua, pos lintasan thawaf; ketiga, pos di King Abdul Aziz Gate dan keempat pos di lantai 3 Tower Zam-zam.

“Dari keseluruhan, arena thawaf perlu mendapat perhatian karena memang paling riskan, banyak jemaah kita pingsan di sana,” pungkas Slamet.(MCH/Kemenag.go.id)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help