Berita Banjarmasin

Hanya 125 Orang Pelamar yang Diterima Bidikmisi di UIN Antasari, Selebihnya?

Pasalnya, pemerintah saat ini sedang melakukan pemangkasan terhadap penerima bantuan biaya mahasiswa

Hanya 125 Orang Pelamar yang Diterima Bidikmisi di UIN Antasari, Selebihnya?
setkab.go.id
BIDIKMISI UNLAM CAIR 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Banyaknya calon atau mahasiswa yang kini memerlukan bantuan biaya pendidikan atau beasiswa guna menempuh jenjang bangku pendidikannya ke lebih tinggi, harus bersabar.

Pasalnya, pemerintah saat ini sedang melakukan pemangkasan terhadap penerima bantuan biaya mahasiswa miskin berprestasi (bidikmisi).

Bahkan berdasarkan penelusuran banjarmasinpost.co.id kemarin, Rabu (25/7/2017) kondisi tersebut hampir merata dialami oleh beberapa perguruan tinggi, baik negeri atau swasta di Banjarmasin.

Baca: Live TVRI! Link Live Streaming Man City vs Liverpool via Streaming TVRI ICC 2018

Di IAIN Antasari misalnya, menurut Kepala Bagian Akademik, UIN Antasari, Masri, tahun ini ada 125 orang yang akan diterima untuk bidik misi sesuai DIPA.

"Ya meski datanya meningkat dari tahun lalu yang hanya 115 orang, namun sebanyak itu sudah banyak yang tersaring karena kuotanya hanya seratus orang. Padahal yang daftar sekitar 500 sampai 800 orang pelamar untuk bidik misi," kata dia.

Baca: Link Live Streaming Juventus vs Munchen ICC 2018 Tidak Live TVRI, Ini Alternatif Link Lainnya

Dijelaskan Masri, bahwa penerima bidik misi tersebut harus sesuai dengan ketentuan dan harus sesuao prosedur.

"Kalau yang berkemampuan ekonominya ya, kita juga arahkan ke yang jalur biasa. Karena kami juga ada berbagai prosedur, pertama dengan menyampaikan data keluarga serta penghasilan dan foto rumah. Termasuk kita wawancarinya yang bersangkutan. Pasti sangat selektif," kata dia.

Diterangkan dia, untuk pemberian manfaat naik, dari Rp 6 juta, meningkat Rp 6, 6 juta per semester.

"Kami juga akan lakukan Survey dan wawancarai," sebutnya. (banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help