Berita Banjarmasin

Ini Jumlah Pelamar Bidikmisi yang Sudah Registrasi Ulang, Buruan Cek Nama Kamu!

Berkas pelamar Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi itu terdiri masing-masing berasa

Ini Jumlah Pelamar Bidikmisi yang Sudah Registrasi Ulang, Buruan Cek Nama Kamu!
setkab.go.id
BIDIKMISI UNLAM CAIR 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala Biro Rektorat ULM Banjarmasin, Drs Asrani menyebutkan saat ini sedikitnya sebanyak 982 pelamar yang sudah mengajukan daftar ulang atas pengajuan bidikmisi di ULM Banjarmasin.

Berkas pelamar Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi itu terdiri masing-masing berasal dari 401 mahasiswa yang lulus dari jalur SNMPTN dan 581 lulus dari jalur SBMPTN.

Namun meskipun demikian, jumlah tersebut masih membuat pihaknya tetap selektif dan profesional dalam melakukan pemilihan terhadap penerima bidikmisi.

Baca: Ini Harapan Mahasiswa Penjual Tahu yang Jadi Salah Satu Pelamar Bidikmisi

Baca: Hanya 125 Orang Pelamar yang Diterima Bidikmisi di UIN Antasari, Selebihnya?

Pada 2018 ini ULM Banjarmasin mengalami pengurangan terhadap kuota penerima bidikmisi.

"Karena kalau dulu kami dapat hampir 1.000 orang, tapi sekarang hanya 609 saja. Sementara pelamar, tahun ini justru naik. Untuk jalur SNMPTN saja ada 401, sedangkan jalur SBMPTN sudah mendaftar 581," jelasnya.

Sehubung itupula, Asrani sebetulnya mengaku sangat prihatin terhadap banyaknya pelamar yang akan tersisih.

Baca: Live TVRI! Link Live Streaming Man City vs Liverpool via Streaming TVRI ICC 2018

Baca: Link Live Streaming Juventus vs Munchen ICC 2018 Tidak Live TVRI, Ini Alternatif Link Lainnya

Apalagi di tengah kondisi mahasiswa yang terkadang memang memprihatinkan, namun harus dihadapkan dengan minimnya kuota tersedia.

"Saya pribadi sebetulnya kasian sih melihatnya. Tapi apa boleh buat, dengan semakin sedikitnya kuota tersedia, petugas pun harus ekstra selektif dalam memilih penerima bantuan bidikmisi. Sehingga tidak hanya dari segi kemampuan ekonomi, melainkan juga sisi prestasi menjadi pertimbangan penerima nantinya," ungkap Drs Asrani.

(BANJARMASINPOST.CO.ID /A RIZKI ABDUL GANI)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help