Berita Tabalong

Tampilkan Legenda Dayak Deah di Gunung Sialing

Pagi hingga siang hari diisi dengan Karasmin on Location mengambil lokasi di kawasan wisata Gunung Sialing, Kecamatan Haruai.

Tampilkan Legenda Dayak Deah di Gunung Sialing
istimewa/Diskominfo Tabalong
Salah satu tarian yang mengisi rangkaian kegiatan Karasmin on Location TEF VII di Gunung Sialing 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG -Masih dalam rangkaian Tabalong Etnik Festival (TEF) VII. Pada gelaran hari kelima, Kamis (26/7 /2018), diisi dengan tiga kegiatan di dua lokasi berbeda.

Pagi hingga siang hari diisi dengan Karasmin on Location mengambil lokasi di kawasan wisata Gunung Sialing, Desa Nawin, Kecamatan Haruai.

Lalu, siang hingga sore harinya diisi dengan Workshop Kuriding dengan menghadirkan narasumber Julak Laraw, dia area Tanjung Expo Center, Mabuun.

Sedangkan malam harinya, masih du area Tanjung Expo Center, ditampilkan pertunjukan Voice of Borneo di panggung utama TEF VII.

Baca: Berdalih untuk Pesugihan, Pria ini Setubuhi Anak di Bawah Umur 30 Kali Lebih, Begini Modusnya

Untuk Karasmin on Location yang dilaksanakan di Gunung Sialing merupakan gelaran ketiga, setelah sebelumnya sudah melaksanakan di Goa Liang Tapah kecamatan Jaro dan Masjid Pusaka Banualawas, kecamatan Banualawas.

Kali ini Karasmin on Location bertajuk Legenda Dayak Deah yang di dalamnya berisikan beberapa tampilan.

Di antaranya tutur lisan dari Ketua Adat Dayak Deah, yang menceritakan budaya agraris Dayak Deah.

Baca: Live Indosiar! Link Live Streaming Persebaya vs Persib Liga 1 2018 via Streaming Indosiar Vidio.com

Tutur lisan ini juga disertai dengan peragaan tahapan-tahapan prosesi yang dijalankan ketika membuka lahan untuk bercocok tanam.

Selain terkait prosesi membuka ladang dengan segala ritualnya, di lokasi ini juga ada diperlihatkan bagaimana prosesi pembuatan kuliner jenis Lamang, pertunjukan permainan tradisional serta tari-tarian.

Kepala Adat Kampung Sepuluh Dayak Deah, Ruslan, mengatakan, sangat mengapresasi dengan telah dilibatkan dalam gelaran TEF VII.

"Dengan dilibatkan dalam TEF ini budaya kita bisa terangkat, kita sangat berterimakasih," katanya.

Baca: Jadwal Timnas U-23 Indonesia vs Bali United Usai Ujicoba Lawan Timor Leste Batal, Asian Games 2018

Dirinya berharap di tahun-tahun berikutnya tetap bisa dilibatkan kembali agar bisa mengenalkan lagi budaya dan tradisi Dayak Deah yang lainnya.

"Kalau dilibatkan lagi kita bisa tampilkan yang lain lagi dari ini, bisa kita rencanakan mau tampilkan apa. Kita siap untuk dilibatkan lagi," katanya. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help