Regional

Diduga Palsukan Dokumen, Belasan Jemaah Haji Ini Langsung Berangkat Tahun Ini, Begini Modusnya

Jemaah haji tiba-tiba bisa berangkat tahun ini. Padahal banyak yang mengetahui kalau belasan CJH itu belum saatnya berangkat.

Diduga Palsukan Dokumen, Belasan Jemaah Haji Ini Langsung Berangkat Tahun Ini, Begini Modusnya
depkes.go.id
Petugas haji membantu jemaah haji asal Indonesia yang tersesat di Madinah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - Praktik pemalsuan dokumen terkait keberangkatan haji di Kabupaten Lumajang, Jatim, terbongkar. Sebanyak 16 calon jemaah haji (CJH) termasuk tim pemandu haji daerah (TPHD) ketahuan mengantongi dokumen palsu.

Mereka tiba-tiba bisa berangkat tahun ini. Padahal banyak yang mengetahui kalau belasan CJH itu belum saatnya berangkat. Ternyata ditemukan praktik rekayasa terkait dokumen haji sehingga mereka masuk porsi naik haji tahun ini.

Baca: Koalisi 4 Partai Usung Anies Baswedan-AHY di Pilpres 2019, Effendi Simbolon: Akurat!

"Karena ketahuan ada rekayasa, kami kembalikan mereka ke porsi awal. Rekayasa dokumen itu ternyata dilakukan oleh salah satu KBIH di sana," tegas Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Jatim Faridul Ilmi kepada surya.co.id (Grup TribunJatim.com), Jumat (27/7/2018).

Faridul juga kaget dengan aksi nekat tersebut. Belum diketahui bagaimana bisa terjadi persekongkolan atau kongkalikong antara KBIH dengan CJH yang bersangkutan sehingga 16 jemaah ini masuk kloter Lumajang tahun ini. 

Baca: Gunung Agung Erupsi, Ketinggian Abunya Capai 2.000 Meter

Kabupaten Lumajang mausk kloter 31 dan 32 Embarkasi Surabaya. Dua kloter ini akan terbang ke Tanah Suci pukul 14.00 siang ini dan dini hari nanti. "Nanti habis Jumatan detailnya saya sampaikan," kata Faridul.

Namun pria yang juga Sekertaris PPIH Embarkasi Surabaya ini memastikan, bahwa dokumen yang direkayasa salah satunya adalah buku nikah. Belasan jemaah itu membuat buku nikah baru seolah olah mereka adalah suami istri dan saudara. 

Baca: Denada Terpaksa Tutup Cermin Pakai Koran Demi Anaknya, Ini Alasannya

Para CJH itu mengantongi buku nikah atau KK sehingga seolah-olah mereka adalah suami istri dan saudara. Modus ini dipakai karena untuk mengisi CJH penggabungan. 

Setiap CJH yang sudah sepuh atau seorang istri berhak didampingi saudara atau suami saat naik haji. Dalam aturan dibolehkan asal mereka sudah mendaftar.

Baca: Zulkifli Hasan Minta Maaf ke Masyarakat Pascaadiknya Kena OTT KPK

Namun oleh CJH Lumajang itu direkayasa sedemikian rupa sehingga seolah-olah mereka masuk CJH penggabungan. 

"Semua dikakukan dengan kerja sama ke salah satu KBIH di Lumajang. Sudah diambil tindakan dan 16 CJH ditunda sesuai porsinya," tegas Faridul. 

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul BREAKING NEWS - Terungkap, Belasan CJH dan Petugas Asal Lumajang Palsukan Dokumen, Modusnya Licin

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help