Berita Kalteng

PBS Sinar Mas Seruyan Latih Personil Hadapi Puncak Kemarau Rawan Kebakaran Lahan

PBS Sawit Sinar Mas Agribusiness and Food siap siaga dalam menghadapi ancaman terjadinya Karhutbunla di wilayahnya.

BANJARMASINPOST.CO.ID, SERUYAN - Menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan akan terjadi, September 2018 mendatang, PBS Sawit Sinar Mas Agribusiness and Food siap siaga dalam menghadapi ancaman terjadinya kebakaran hutan dan kebun dan lahan (Karhutbunla) di wilayahnya.

Meski Kalteng sempat kering karena sudah lama tidak turun hujan, hingga, Jumat (27/7/2018) cuaca di Palangkaraya tampak baik tidak tampak adanya asap.

Hal ini diperkirakan, lantaran hujan lebat, Kamis (26/7/2018) sore menjelang malam, namun BMKG memperkirakan Bulan Agustus hingga september tahun ini merupakan puncak kemarau.

Ini disikapi, oleh pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit dengan melakukan kolaborasi bersama lembaga terkait lainnya dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan perkebunan tersebut.

Baca: Kalsel Ada 42 Titik, Kepala BPBD Tanahbumbu Sebut Tanbu Nol Hot Spot

Sinar Mas Agribusiness and Food sebagai perusahaan agro bisnis global yang memiliki bisnis kelapa sawit terintegrasi dari hulu hingga hilir, melalui unit usahanya PT Mitrakarya Agroindo.

Perusahaan ini , beroperasi di wilayah Kabupaten Seruyan Provinsi Kalimantan Tengah bekerjasama dengan Manggala Agni daerah operasi Pangkalanbun menyelenggarakan Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan.

CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food Wilayah Kalimantan Tengah Willy Agung Adipradhana, mengatakan, pencegahan kebakaran hutan, kebun, dan lahan dapat dilakukan dengan maksimal dengan adanya sinergi dari pemerintah, perusahaan dan masyarakat setempat.

"Pencegahan kebakaran hutan dan lahan termasuk perkebunan tesebut, merupakan tanggung jawab bersama yang bila dilakukan secara kolaboratif akan menjauhkan dari bahaya kebakaran, sehingga diperlukan kerjasama dari saat pelaksanaan pelatihan hingga pemadaman," ujarnya.

Baca: Jadwal Liga 1 2018, Jumat (27/7) - Mitra Kukar vs Arema FC, Persija vs Bhayangkara FC Live Indosiar

Sementara itu, Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Pangkalanbun, Binsar Oktavianus Togatorop memberikan tanggapan positif terhadap inisiatif tersebut. Apalagi, dalam tahun 2018 ini, PT MKA merupakan perusahaan pertama yang menjalin kerjasama untuk mengadakan pelatihan Pengendalian Karhutla.

"Saya berharap hal ini dapat diikuti oleh perusahaan lain serta ilmu yang diperoleh dapat dikembangkan untuk membina masyarakat sekitar dalam tindakan pencegahan dan penganggulangan kebakaran hutan, kebun, dan lahan," ujarnya.

Kegiatan pelatihan dan pencegahan pengendalian karhutbunla dipandu oleh delapan instruktur terbaik dari tim Manggala Agni daerah operasi Pangkalan Bun, serta dihadiri oleh 40 peserta yang merupakan anggota Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (KTD) Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Kalimantan Tengah dan Perwakilan dari Kecamatan Batu Ampar dan Seruyan

Baca: Gerhana Bulan Total Super Blood Moon, Ini 5 Keistimewaannya Yang Sayang Jika Anda Lewatkan

Selain membekali dan mempersiapkan tim internal KTD Sinar Mas Agribusiness and Food, pada tahun ini perusahaan juga memberikan pendampingan kepada lembaga Masyarakat Siaga Api (MSA) di 10 desa binaan perusahaan di wilayah Kecamatan Batu Ampar dan Seruyan Tengah untuk tindakan pencegahan dan pengendalian kebakaran, sebagai bagian dari program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) perusahaan. (www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved