Berita Batola

Pembangunan Lahan Parkir Lokasi HPS Batola Ditargetkan Satu Bulan Selesai

PEMBANGUNAN lahan parkir seluas 2 hektare di lokasi Hari Pangan Sedunia (HPS) Nasional tahun 2018 di Desa Jejangkit Muara

Pembangunan Lahan Parkir Lokasi HPS Batola Ditargetkan Satu Bulan Selesai
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
PANGDAM VI Mulawarman Mayjend TNI Subiyanto, bersama Danrem 101 Antasari, Kol Inf Yudianto Putrajaya dan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, di lokasi Hari Pangan Sedunia (HPS) Nasional tahun 2018 di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Barito Kuala (Batola), Rabu (25/7/18) siang lalu, 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - PEMBANGUNAN lahan parkir seluas 2 hektare di lokasi Hari Pangan Sedunia (HPS) Nasional tahun 2018 di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Barito Kuala (Batola) ditargetkan satu bulan selesai.

“Iya kita targetkan pembangunan lahan parkir HPS satu bulan selesai,” kata kata Sekda Kabupaten Batola Supriyono, Jumat (27/7/18).

Dijelaskan Supriyono, pembuatan lahan parkir untuk HPS sudah dikerjakan lima hari terakhir ini. Begitu lahan parkir HPS selesai, Pemkab Batola baru bisa meningkatkan kualitas jalan di lokasi HPS.

Baca: BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 34 Kota Indonesia Saat Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 Juli 2018

“Saat ini ini lokasi HPS baru dilewati truk tanah,” kata Supriyono.

Direktur Perlindungan dan Perluasan Lahan Kementrian Pertanian dr Rinda Megawati, yang berada di lokasi HPS Rabu (25/7/18) lalu.
menyatakan saat menteri pertanian pertama kali hadir di lokasi HPS Jejangkit sempat marah besar dan kecewa.

“Ini karena lahan yang seharusnya sudah dibuka, ternyata belum dikerjakan,” katanya.

Baca: Video Panduan Sholat Gerhana di Malam Gerhana Bulan Total Super Blood Moon

Dijelaskanya, proses membuka lahan itu perlu proses karena lokasi lahan harus jelas dan siapa pemilik lahan itu, bukannya teman-temen dari dinas pertanian tak menjalankan, tapi pembukaan lahan itu dalam proses.

“Pak Menteri Pertanian mengintruksikan untuk mengejar waktu dan HPS itu akan dilauching 18 Oktober ini,” katanya

Menteri Pertanian, sambungnya, kuaitir jangan-jangan lahan belum siap untuk penyiapan lahan HPS.

Dari kementrian pertanian mendatangkan 40 exavator untuk mengolah lahan.

Baca: Prakiraan Cuaca Saat Terjadi Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 Juli 2018 untuk Wilayah Kalsel

Lahan yang akan dibuka awalnya 200 hektare dan menteri meminta sebanyak 4.000 hektar lahan dibuka.

“Kami dengan Danrem 101 Antasari terus menggelar rapat untuk percepatan lahan HPS ini. Untuk 750 hektare tahap awal lahan optimis siap dibuka,” katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved