Ekonomi dan Bisnis

Presiden Jokowi Minta Para Taipan Bawa Valasnya ke Indonesia, Sri Mulyani Bilang Begini!

Upaya pemerintah kini memasuki tahap baru. Lihat saja, Kamis (26/7) kemarin, Presiden Joko Widodo mengumpulkan 40 taipan

Presiden Jokowi Minta Para Taipan Bawa Valasnya ke Indonesia, Sri Mulyani Bilang Begini!
kompas.com
Presiden Joko Widodo. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Upaya pemerintah menumpuk cadangan devisa memang masih berat. Defisit yang terjadi di necara dagang akibat nilai impor yang lebih besar ketimbang ekspor menjadi bukti.

Upaya pemerintah kini memasuki tahap baru. Lihat saja, Kamis (26/7) kemarin, Presiden Joko Widodo mengumpulkan 40 taipan di Istana Bogor.

Tampak hadir: pendiri dan pemilik Medco Group Arifin Panigoro, bos Salim Group Anthony Salim, Chairman GarudaFood Group Sudhamek Agung WS. bos Grup Djarum Robert Budi Hartono, pendiri Rajawali Group Peter Sondakh, hingga pendiri sekaligus Chairman Jababeka Group Setyono Djuandi Darmono.

Baca: Panduan Sholat Khusuf, Shalat Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 Juli 2018, Lihat Videonya

Berlangsung hampir dua setengah jam, Presiden Jokowi mengajak para pemilik perusahaan itu untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Beberapa poin penting yang jadi bahan diskusi pengusaha dan pemerintah antara lain kebijakan ekspor dan hambatan investasi serta keinginan pemerintah agar taipan membawa valas mereka masuk ke Tanah Air.

Hitungan pemerintah masih ada 15 persen valas para taipan itu tersimpan di luar negeri.

Baca: Tak Hanya Sholat Khusuf, Amalan yang Cocok Saat Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 Juli 2018

"Tak ada halangan apapun pengusaha untuk membawa devisa ke dalam negeri," ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai pertemuan.

Dengan begitu ini akan membantu pemerintah menstabilkan nilai tukar rupiah Valas hasil ekspor itu juga bisa diinvestasikan untuk meningkatkan ekonomi dan kapasitas usaha para taipan itu.

"Pak Presiden juga mengajak pengusaha untuk fokus pada usahanya dan ekspor yang ditingkatkan," ujar Menkeu.

Dengan competitiveness, Menkeu yakin, Indonesia mampu mengatasi penguatan dollar. Upaya penguatan rupiah memang memakan banyak devisa.

Baca: Live Indosiar! Live Streaming Persija vs Bhayangkara FC via Streaming Indosiar Liga 1 2018 Pekan 18

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved