Berita Tapin

Sebelum Dilantik Jadi Bupati Tapin, HM Arifin Arpan Harus Melewati Empat Proses Ini

KPU Tapin telah mennggelar rapat pleno penetapan terpilihnya paslon tunggal sebagai bupati dan wakil bupati terpilih

Sebelum Dilantik Jadi Bupati Tapin, HM Arifin Arpan Harus Melewati Empat Proses Ini
banjarmasinpost.co.id/ibrahim ashabirin
Paslon tunggal Tapin terpilih HM Arifin Arpan-H Syafrudin Noor. 

BANJARMASINPOST.COID, RANTAU - Pasangan calon tunggal HM Arifin Arpan-H Syafrudin Noor, telah ditetapkan KPU Tapin sebagai pasangan calon terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Tapin periode 2018-2023, penetapan itu berlangsung kemarin, Kamis (26/7/2018) di gedung DPRD Tapin.

Pertanyaan besarnya, kapan paslon tunggal pilkada Tapin itu dilantik. Berkembang informasi di Pemda Tapin, pelantikannya tanggal 20 September 2018.

Dikonfirmasi Ketua KPU Tapin Hj Henny, dia belum bisa menyebutkan kepastian pelantikannya. Namun, KPU Tapin telah mennggelar rapat pleno penetapan terpilihnya paslon tersebut sebagai bupati dan wakil bupati terpilih. Kini dokumennya telah berada di DPRD Tapin.

Baca: Cara Melihat Gerhana Bulan Total Super Blood Moon dengan Mata Telanjang, ini Video Simulasinya

Dikonfirmasi Sekretaris DPRD Tapin, H Mahyudin, Jumat (27/7/2018), Mahyudin membeberkan proses dokumen penetapan tersebut.

Dijelaskan Mahyudin, dokumen penetapan paslon terpilih sebagai bupati dan wakil bupati sudah berada di DPRD Tapin, selanjutnya DPRD Tapin akan menggelar sidang istimewa pengesahan bupati dan wakil bupati terpilih.

Pelaksanaan sidangnya diperkirakan tanggal 6 Agustus di DPRD Tapin. Setelah pengesahan DPRD Tapin itu, baru dokumennya dikirim ke Pemprov Kalsel.

Pemprov Kalsel yang memeroses dokumennya di Kemendagri, setelah terbit surat keputusannya, baru proses pelantikan, jelas Mahyudin kepada BPost online.

Jadi masih ada empat proses lagi, di DPRD Tapin, di Pemprov Kalsel, di Kemendagri, baru proses pelantikan.
(banjarmasinpost/ibrahim ashabirin)

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help