Berita Regional

Bentrok Ojek Online dan Ojek Pangkalan, 5 Sepeda Motor Ojol Dibuang ke Sungai

Bentrok yang terjadi antara driver ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang) di Bojongsoang, Jawa Barat

Bentrok Ojek Online dan Ojek Pangkalan, 5 Sepeda Motor Ojol Dibuang ke Sungai
tribunjabar.com
5 sepeda motor ojol dibuang ke sungai 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bentrok yang terjadi antara driver ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang) di Bojongsoang, Jawa Barat pada Jumat (27/7/2018) membuat 5 sepeda motor ojol dibuang ke sungai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Jabar, 5 sepeda motor ojol tersebut dirusak menggunakan benda tumpul dan dilempar ke sungai.

Video dijatuhkannya 5 sepeda motor ojol ini bahkan sempat viral di media sosial.

Kelima motor itu kini sudah diamankan dan dibawa ke Mapolres Bandung menggunakan truk Dalmas untuk dijadikan barang bukti.

Baca: Bentrok Pengemudi Ojek Online dan Ojek Pangkalan Buat Arus Lalu Lintas Sempat Terputus

Sebelumnya, salah satu driver ojol, Iwan (38) mengatakan ratusan driver ojol berniat mendatangi kantor polisi pada Jumat siang untuk melaporkan adanya driver ojol yang dipukul driver opang pada Kamis (26/7).

Saat di perjalanan menuju Polsek, lanjut Iwan, ternyata ada yang lurus ke Jalan Cikoneng karena tidak tahu, dan tiba-tiba diserang oleh opang.

Polres Bandung, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan bersama Satuan Dalmas Polres Bandung tadi sore langsung turun tangan mengamankan situasi di lokasi kejadian.

Baca: Viral Video Pelakor Diciduk Istri Sah di Sebuah Kafe di Banjarmasin, Pelaku Sempat Dijambak

"Satu orang korban dirawat di rumah sakit, kemudian ada beberapa kendaraan sekitar lima yang dirusak. Ini akan ada LP (laporan polisi) kembali, ini negara hukum tidak ada yang kebal hukum," ujarnya.

Menurut Kapolres kejadian ini berawal pada Kamis (26/7/2018) kemarin ada kejadian pemukulan dan penganiayaan yang dilakukan oleh ojek pangkalan terhadap ojek online. Atas peristiwa tersebut pihak ojol sudah melapor ke polsek dan selepas Jumatan tadi pihak Polsek Bojongsoang melakukan mediasi bersama ojol dan opang.

"Kemudian tadi sekitar sesudah jumatan mereka (ojol) datang ke sini, ketika sedang melaksanakan negosiasi di sini (Mapolsek). Namun terpancing dari ojek pangkalan ini sehingga hampir terjadi bentrok tapi kami halau," tuturnya.

Dari kejadian ini, pihaknya mengaku belum mengamankan oknum yang melakukan pengrusakan dan pemukulan terhadap ojol. Insiden ini langsung diambil alih Polres Bandung dan akan diproses oleh pihak Polres.

"Kita akan memeriksa saksi, minimal dua alat bukti dan dua saksi harus ada untuk menentukan tersangka. Itu sudah disampaikan kepada ojol, ini sudah di proses. Ini negara hukum semuanya harus taat hukum siapa yang melakukan tindak pidana mereka harus terima hukumannya," tegasnya.

Untuk mengantisipasi, terjadinya bentrokan ulang satu SSK (Satuan Setingkat Kompi) Dalmas Polres Bandung disiagakan sekitar 100 personel.

"Kami saat ini satu SSK dari Dalmas Polres Shabara kami siagakan disini. Kemudian juga polsek-polsek dari rayon Bojongsoang, Baleendah, Dayeuhkolot distandbykan di sini," tuturnya. (*)

Editor: Restudia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help