Warga Tolak Ganti Rugi dari Pemko

Delapan Pemilik Rumah Bertahan Menolak Mengambil Uang Ganti Rugi

Senada, Amat, warga lainnya yang rumahnya juga berlokasi di Jalan Rantauan Darat Kelurahan Kelayan Selatan RT 5.

Delapan Pemilik Rumah Bertahan Menolak Mengambil Uang Ganti Rugi
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Senada, Amat, warga lainnya yang rumahnya juga berlokasi di Jalan Rantauan Darat Kelurahan Kelayan Selatan RT 5.

Bahkan lelaki itu mengaku masih belum mendapatkan tempat tinggal baru bila penggusuran bangunan benar-benar dilakukan.

Dia pun mengancam akan tidur di teras RSUD Suriansyah Banjarmasin yang berada di belakang rumahnya.

"Untuk tidur di kolong jembatan kan tidak mungkin, ya paling nanti tidur di teras rumah sakit," sungut lelaki itu dengan nada kesal.

Baca: Gerhana Bulan 2018, Syahdunya Lantunan Ayat Suci Alquran dari Anak Angkat Imam Masjidil Haram

Amat mempertanyakan dasar penilaian pemerintah dalam menetapkan besaran ganti rugi atas pembebasan lahan miliknya.

Namun harapannya tak kunjung terpenuhi.

Sebaliknya dia bersama warga lainnya justru disodorkan surat peringatan 1.

Baca: Indahnya Foto-foto Gerhana Bulan Total Super Blood Moon dari Beberapa Negara di Dunia

"Bayangkan saja bangunan reyot atau gudang tempo lalu yang sudah dibongkar dihargai Rp 54 juta, sedangkan rumah saya hanya Rp 19 juta,” tanda Amat seraya mengaku memiliki segel dan NJOP sebesar Rp1.147.000.

Sedangkan H Alwi, pemilik bangunan yang juga bakal tergusur berujar, sebanyak delapan rumah yang memilih bertahan menolak mengambil uang ganti rugi yang ditawarkan Pemko Banjarmasin.

Pihaknya berencana dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan baik ke anggota DPRD ataupun pemerintah kota guna mencari solusi.

Baca: Setelah Super Blood Moon 28 Juli 2018, Ini Jadwal Gerhana Bulan dalam 5 Tahun ke Depan

"Meski sekarang surat peringatan 1 sudah dilayangkan ke kami, dan uang ganti rugi sudah dititipkan di pengadilan, kami sementara tidak mengambilnya. Berdasar hasil pertemuan terakhir, SP 1 diperpanjang selama satu bulan, nah, kami berencana membicarakan lagi persoalan tersebut,” kata Alwi.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help