Berita Balangan

Dua Siswa SMA di Balangan Wakili Kalsel ke FLS2N Nasional di Banda Aceh Dalam Bidang Seni Kriya

Dua pelajar SMA di Kabupaten Balangan bakal mewakili Kalimantan Selatan untuk nantinya berlomba ke FLS2N tingkat nasional di Banda Aceh.

Dua Siswa SMA di Balangan Wakili Kalsel ke FLS2N Nasional di Banda Aceh Dalam Bidang Seni Kriya
Banjarmasinpost.co.id/elhami
Dua wakil Kalsel di FLS2N Banda Aceh 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Dua pelajar SMA di Kabupaten Balangan bakal mewakili Kalimantan Selatan untuk nantinya berlomba ke FLS2N tingkat nasional yang akan digelar di Banda Aceh pada tanggal 26 Agustus sampai 1 September 2018.

Mereka berdua adalah Rolly Efendy siswa SMAN 1 Paringin dan Lusi Aprilida siswa SMAN 1 Juai, keduanya berhasil menjuarai ajang FLS2N SMA tingkat Kalimantan Selatan dalam bidang seni kriya.

Rolly Efendy siswa kelas 12 MIPA 4 ini menampilkan seni kriya yang bertema "Selamatkan Fauna Endemik Kalimantan Burung Enggang Dari Tulang Ayam".

Adapun bahan-bahan yang digunakannya adalah grinda, bor, gergaji ukir, tulang ayam, papan plywood, pilok, lampu hias, ranting kayu, dan lem.

Baca: Klasemen Liga 1 Pekan 18 Sabtu (28/7) : Barito Putera Gagal Geser Persib, PSMS Medan Terpuruk

"Tak pernah menyangka bisa berhasil menjurai ajang tersebut, soalnya saya baru pertama kalinya ikut," ungkap lelaki kelahiran Mangkayahu 25 Januari 2001 ini.

Ia juga mengaku, meski pertama kalinya ikut, secara umum tidak ada masalah yang berarti saat membuat seni kriya tersebut, hanya saja masalah waktu yang harus dioptimalkan seefesien mungkin.

"Persiapan saya hanya satu bulan, cuman yang lebih saya tekankan adalah proses presentasi hasil karya yang saya buat," katanya.

Diajang nasional nanti anak pasangan Ahmad Riduan dan Bahriah ini tentu saja telah mempersiapkan diri sebaik mungkin, dengan tema dan seni kriya tersebut ia menargetkan akan masuk tiga besar di FLS2N di Banda Aceh.

Sementara itu, Lusi Aprilida siswa XI IPA 2 SMAN 1 Juai ini juga mengaku pertama kali ikut, di ajang provinsi ia membuat seni kriya bertema "Seni Inspirasi Keteladan" dengan karya Landak Paring Langkar.

Baca: Hasil Akhir PSMS Medan vs Bali United : Skor Akhir 1-2, PSMS Terpuruk di Dasar Klasemen Liga 1 2018

Menariknya, perempuan kelahiran Juai 5 April 2000 ini menggunakan bahan utama yaitu akar bambu yang usianya sedang dan berakar, sementara bahan pendukungnya adalah biji kelengkeng dan kerongkong biji karet.

"Saat ini persiapan untuk ke nasional lebih saya tekankan di peralatan, dimana yang semula konvensional atau manual saya akan ganti dengan teknologi mesin sehingga nantinya akan menghemat waktu," ungkapnya.

Lebih lanjut menurutnya, untuk membikin seni kriya ini beberapa kesulitan dihadapi diantaranya pada pemilihan bahan utama karena jika salah pilih akan menghasilkan karya atau bentu yang tidak sesuai yang diinginkan.

"Dengan persiapan tersebut, insya allah saya akan persembahkan yang terbaik bagi Provinsi Kalsel," pungkasnya.(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help