Berita Banjar

Pengguna Jalan Nasional di Kabupaten Banjar Berhati-hati, Ada Penangangan Beberapa Titik

Pengguna jalan di kawasan Astambul Kabupaten Banjar mengalami kemacetan, baik dari arah Martapura menuju arah Banuaanam.

Pengguna Jalan Nasional di Kabupaten Banjar Berhati-hati, Ada Penangangan Beberapa Titik
istimewa
Penanganan jalan nasional di Astambul, foto diambil saat suasana sudah lengang dari kemacetan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA -Pengguna jalan di kawasan Astambul Kabupaten Banjar mengalami kemacetan, baik dari arah Martapura menuju arah Banuaanam ataupun sebaliknya, Minggu (29/7) sore. Kondisi itu terjadi karena ada proyek penanganan bahu jalan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Banjar, AKP Indra Agung mengatakan, kemacetan terjadi dikarenakan ada penanganan di jalan A Yani Desa Astambul. Tidak jauh berbeda dengan kemacetan yang terjadi di A Yani Km 10 Kabupaten Banjar yang terjadi pada Sabtu (28/7) siang.

Baca: Live Streaming Indosiar - Susunan Pemain Timnas U-16 Indonesia vs Filipina Piala AFF U-16 2018

“Masyarakat khususnya pengguna jalan kami mintakan pengertiannya, dikarenakan perbaikan jalan sendiri untuk kenyamanan pengguna jalan. Tentunya meminimalisir kecelakaan lalu lintas,” katanya, Minggu (29/7).

Terlebih Jalan Astambul itu juga merupakan satu-satunya akses ke hulu sungai maupun sebaliknya. Maka bagi pengguna jalan dihimbaunya berhati-hati.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Trans7 MotoGP Ceko 2018 - Valentino Rossi Siap Ganggu Marquez

“Pengendara utamanya mobil jangan saling mendahului, yang berakibat membayakan diri sendiri dan orang lain. Perbaikan jalan dan pelebaran untuk pengguna jalan itu sendiri, jadi mohon bersabar dan pengertiannya,” himbaunya.

Adapun untuk pelebaran jalan nasional di Astambul merupakan proyek Kementerian PUPR melalui Dirjen Bina Marga, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Kalsel. Menggunakan dana APBN tahun anggaran 2018.

Baca: Komentari Hasil Ijtima Ulama, Golkar : Sebagian Besar Ulama Justru Dukung Jokowi Jadi Capres 2019

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Balai Jalan Nasional Wilayah Kalimantan, Mutaal Baderun mengatakan, membenarkan bahwa pada tahun ini ada penanganan di ruas jalan tersebut sepanjang satu kilometer.

“Bukan pelebaran, tetapi jalan itu lebar sudah tujuh meter dan kalau memungkinkan lahan aman maka masing-masing bahu jalan kiri kanan ditambah dua meter,” jelasnya.

Baca: Penampilan Peserta Tabalong Etnic Festival 2018 Jadi Daya Tarik Pengunjung, Simak Foto-fotonya

Pihaknya pun meminta masyarakat khususnya pengguna jalan memahami penangangan jalan nasional tersebut. Semua demi kenyamanan pengguna jalan. (banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help