Berita Kotabaru

Pengiriman Tiang Pancang dari Surabaya ke Kotabaru, Pia Berharap Tidak Terkendala Cuaca

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotabaru

Pengiriman Tiang Pancang dari Surabaya ke Kotabaru, Pia Berharap Tidak Terkendala Cuaca
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Wisata kota Siringlaut, Kotabaru saat malam hari 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotabaru Pia Widya Laksmi P berharap tidak ada kendala pengiriman tiang pancang rencana pekerjaan proyek pelat beton Siringlaut.

Menurut Pia, tiang pancang dipesan di Surabaya kini sudah di pelabuhan Tanjung Perak, menunggu antrean kapal untuk pengiriman ke Kotabaru, sesuai jadwal mobilisasi dimulai awal Agustus ini.

Pia menargetkan tiang pancang kegiatan proyek plat (lantai) beton Siringlaut, diperkirakan tiba di Kotabaru selama satu minggu perjalanan dari Surabaya.

Baca: Neno Warisman Tertahan 6 Jam di Bandara Hang Nadim Batam Buntut #2019GantiPresiden

"Satu minggu perjalanan kalau tidak terkendala cuaca. Bila ada kendala bisa sampai dua minggu," kata Pia kepada banjarmasinpost.co.id melalui telepon genggamnya, Minggu (29/7/2018).

Berharap tidak ada kendala dalam pengiriman agar pekerjaan pemasangan pancang dikerjakan sesuai jadwal dan selesai Nopember atau sebulan sebelum kontrak berakhir.

"Sampai pancang di Kotabaru langsung d

Baca: Ingatkan 3 Hal Ini Bisa Gagalkan Peserta di Pendaftaran CPNS 2018

ilaksanakan pekerjaan. Pemasangan tiang pancang dulu semuanya baru merakit besi, pemasangan pipa bugesting lalu dicor," ujar Pia.

Baca: Tak Sembarangan Tato yang Menghiasi Kulit Tubuh David Beckham Ternyata Memiliki Makna ini

Sekedar diketahui proyek pekerjaan pelat beton dengan ukuran 68x44 meter persegi menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

Selain pekerjaan pelat beton, bersamaan waktu juga dikerjakan proyek dermaga wisata serta tugu ikan todak dengan total alikasi dana APBD lebih kurang Rp 20 miliar.

"Untuk tugu ikan todak masih berproses pembuatan mal dan meninjau ke lapangan, sesuai tidak ikan todaknya," pungkas.

Hadi warga Pulaulaut Utara, mengatakan sangat mengapresiasi keseriusan pemerintah daerah yang terus melakukan pembenahan, serta penambahan fasilitas di Siringlaut sebagai destinasi wisata kota.

"Memang harus kita akui perubahan yang ada di Siringlaut dalam dua tahun terakhir cukup signifikan. Walau tetap diakui masih ada kekurangan," ucap Hadi.

Seperti halaman parkir kendaraan pengunjung misalnya, tambah Hadi, agar eksoktika wisata tidak terkesan semrawut harusnya ada area parkir khusus.

"Atau mungkin bisa ditata rapi, dimana titik khususnya parkirnya," tandasnya.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help