Berita Banjarmasin

Penumpang Harus Menunggu 7 Jam, Kapal Kirana IX Delay, Penumpang: 'Masa Kami Mau Berenang'

Kapal tersebut dijadwalkan berangkat pukul 02.00 Wita, namun terpaksa harus di tunda hingga pukul 09.00 pagi hari.

Penumpang Harus Menunggu 7 Jam, Kapal Kirana IX Delay, Penumpang: 'Masa Kami Mau Berenang'
Airul Syahrif
Keberangkatan KM Kirana IX di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin sempat mengalami penundaan, Minggu (29/7/2018) pukul 08.00 Wita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Keberangkatan KM Kirana IX di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin sempat mengalami delay atau penundaan keberangkatan, Minggu (29/7/2018) pukul 08.00 Wita.

Kapal tersebut dijadwalkan berangkat pukul 02.00 Wita, namun terpaksa harus di tunda hingga pukul 09.00 pagi hari.

Menurut penjelasan dari Kasi PT Dharma Lautan Utama, Adiy penundaan keberangkatan tersebut dikarenakan air laut sedang surut. Sehingga kapal tidak bisa merapat ke pelabuhan.

Baca: Ini Kisi Kisi Soal CPNS 2018 Resmi Dirilis BKN Sebelum Dibuka Pendaftaran di sscn.bkn.go.id

"Iya, ada delay tadi. Tadi malam kapal dijadwalkan berangkat jam dua pagi, tapi mungkin ini nanti akan berangkat sekitar jam sembilan pagi. Hal ini karena air laut sedang surut, sehingga kapal tidak bisa masuk. Kalau cuaca di sini baik-baik aja ini," ucapnya pada banjarmasinpost.co.id saat ditemui di pelabuhan, Minggu (29/7/2018) pukul 08.30 Wita.

Dirinya juga menambahkan bahwa jika air laut sedang surut bisa berbahaya untuk kapal. Bisa kandas di tengah laut.

"Tadi sekitar jam tiga pagi, kapalnya bisa bergerak merapat ke pelabuhan sini," jelasnya.

Baca: Jelang MotoGP Republik Ceska 2018, Marc Marquez Pesimistis Karena karena Masalah Ini

Satu di antara penumpang kapal, Aulia Kurnia Wati (21) mengatakan bahwa dirinya sudah datang ke terminal pelabuhan sejak pukul 24.00 Wita.

"Kami tadi malam itu datang sekitar pukul 12 malam. Karena katanya berangkatnya jam 2.00 pagi berangkatnya. Setelah itu disuruh menunggu. Katanya airnya lautnya surut. Jadi kapalnya tidak bisa merapat, kata petugasnya tadi malam," ujarnya pada banjarmasinpost.co.id.

Dirinya bersama rombongan terpaksa harus tidur lesehan di sekitar pelabuhan. "Ya mau gimana lagi. Masa kami mau berenang," ucapnya sambil tertawa.

(Banjarmasinpost.co.id/airul syahrif)

Penulis: Airul Syahrif
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved