Liga Santri

Senin, Liga Santri se Kalsel Mulai Digelar di Lapangan SKB Banjarmasin

Sebanyak 32 tim sepakbola Pondok Pesantren se Kalimantan Selatan bakal bersaing merebutkan tropi Liga Santri yang akan digelar

Senin, Liga Santri se Kalsel Mulai Digelar di Lapangan SKB Banjarmasin
Istimewa/Fadhil
Kejuaraan Liga Santri Nusantara

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebanyak 32 tim sepakbola Pondok Pesantren se Kalimantan Selatan bakal bersaing merebutkan tropi Liga Santri yang akan digelar di SKB Banjarmasin, mulai Senin (30/7/2018).

Liga Santri yang dilaksanakan ini merupakan yang ketiga kalinga sejak 2016.

Panitia pelaksana M Fadillah Arsyad, mengatakan, sistem yang digunakan pada Liga Santri tersebut menggunakan sistem gugur.

Baca: Muncul Klarifikasi Pengakuan Penyerang di Video Viral Pelakor Banjarmasin, Salah Sasaran?

"Tim yang menang bakal melaju ke babak kedua sedangkan yang kalah langsung tersingkir," katanya.

Fadil, demikian Sekretaris Desa Sungai Musang Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar ini disapa, menjelaskan, Liga Santri merupakan program tahunan Pemerintah RI melalui Kamenpora bekerjasama dengan NU Nasional dilaksanakan di daerah untuk mencari bibit pemain sepakbola andal khusus di kalangan pesantren yang memiliki krakter bermain bagus.

Baca: Ini Kisi Kisi Soal CPNS 2018 Resmi Dirilis BKN Sebelum Dibuka Pendaftaran di sscn.bkn.go.id

"Contohnya, Rafli Mursalin pemain Timnas Indonesia asal DIY yang sekarang bermain di Timnas U 19 dan sekarang bermain di Liga I bersama Mitra Kukar," katanya.

Fadil mengatakan, semua pemain yang terlibat datanya sudah masuk ke panitia nasional selanjutnya panitia nasional melaporkan ke Menpora RI.

Baca: Neno Warisman Tertahan 6 Jam di Bandara Hang Nadim Batam Buntut #2019GantiPresiden

Rizky Ramadhan pelatih Pondok Pesantren Almadaniyah Tanjung Kabupaten Tabalong tim juara 2017 menargetkan timnya bermain di semifinal.

"Target kami semifinal. Karena kami buta kekuatan lawan," kata Rizky Ramadhan yang menggantikan Syaipul sebagai pelatih tim Almadaniyah Tanjung Kabupaten Tabalong.

Penulis: Burhani Yunus
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help