B Focus Urban Life

Bisnis Sepat Balado, Sanah Tak Mampu Lagi Gunakan Toples, ini Harapannya

Pedagang sepat kering balado, H Sanah, harus bermodalkan uang dulu untuk usahanya.

Bisnis Sepat Balado, Sanah Tak Mampu Lagi Gunakan Toples, ini Harapannya
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pedagang sepat kering balado, H Sanah, harus bermodalkan uang dulu untuk usahanya.

Ia harus membeli ikan sepat kering di pasaran.

Kemudian ia buat menjadi Sepat Balado dan dipasarkan kembali.

Akan tetapi pemasaran yang dilakukan Sanah hanya sebatas permintaan dari pembeli.

Baca: Burung Cinta Saja Tak Mau Jauh Dari Ustaz Abdul Somad, KH Arifin Ilham Sampai Terpukau

Karena saat ini dikatakannya harga toples atau tempat yang ia gunakan sebagai kemasan sepat balado sudah cukup mahal.

Sehingga ia pun berhenti menjual sepat balado menggunakan kemasan.

Hanya melayani pembeli yang memesan.

Baca: Simak Peruntungan Zodiakmu Hari Ini 30 Juli 2018, Libra Harus Liburan nih

"Kalau dulu aku jualan pakai toples. Aku susun. Sekarang toplesnya mahal, jadi kada kawa (tidak bisa) lagi," ceritanya.

Ia sendiri merasa cukup akan usahanya saat ini.

Namun apabila ada sentuhan pemerintah untuk pembinaan usaha, ia mengaku senang.

Baca: Mahasiswa Ini Pernah 20 Jam Tidak Tidur Demi Main Game ML di Handphonenya

Tentunya, melalui pemerintah pula ia berharap usahanya bisa berkembang.

Meski sejauh ini ikan sepat kering balado buatan Sanah sudah dikenal banyak orang.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help