berita balangan

Pembangunan Bundaran Al Akbar dan Taman Batas Masih Terkendala Pembebasan Lahan

Rencana pembangunan Bundaran Al Akbar masih terkendala pembebasan lahan

Pembangunan Bundaran Al Akbar dan Taman Batas Masih Terkendala Pembebasan Lahan
istimewa
Desain pembangunan taman bundaran Al Akbar masih terkendala pembebasan lahan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Rencana pembangunan Bundaran Al Akbar masih terkendala pembebasan lahan, pemerintah pun terus berupaya untuk menyelesaikan.

Bupati Balangan H Ansharuddin kepada Banjarmasinpost.co.id mengatakan, dana untuk pembangunan Bundaran Al Akbar sudah ada di PUPR yaitu sebesar Rp 4 miliar.

"Kalau tanah sudah selesai, maka akan kita lelang secepatnya. Begitu juga dengan taman batas di Kecamatan Batumandi, dana yang disiapkan kurang lebih sama dengan pembangunan Bundaran Al Akbar,"ujarnya.

Seperti diketahui, rencana pembangunan Bundaran Al Akbar dan pintu gerbang perbatasan sudah direncanakan jauh-jauh hari oleh Bupati Ansharuddin.

Baca: Pembangunan Bundaran Al Akbar dan Taman Batas Masih Terkendala Pembebasan Lahan

Terkait konsep juga sudah disiapkan olehnya, bundaran Al Akbar akan memuat konsep ciri khas bernuansa Balangan, agama serta ada dayaknya. Adapun taman batas Batumandi-Barabai akan dibuat seperti taman batas Kandangan-Tapin yang sudah ada, namun konsepnya taman dan mencirikan khas Balangan.

Bupati Ansharuddin bahkan sudah memperlihatkan hasil desain dua proyek tersebut. Desain bundaran Al Akbar berkonsep bola dunia yang nanti bertuliskan Asmaul Husna dengan ukiran tembaga yang tingginya 12 meter, dan dikelilingi air mancur serta warna lampu.

Sementara itu, desain taman pintu gerbang batas tingginya 16 meter dengan konsep perpaduan agamis dan juga dayak.

"Karena masyarakat Balangan itu agamis tetapi juga ada suku dayaknya," ujarnya.

desain pintu gerbang
desain pintu gerbang (istimewa)

Menurut Ansharuddin, dua bangunan tersebut didesain langsung dan khusus oleh Prof DR Hening Suwarsono dari Jogjakarta.

Sementara itu Kabid Pertanahan, Kamrani membenarkan bahwa pembebasan lahan masih belum selesai dilakukan. Hal ini karena kemarin hasil penilaian agak terlambat dan baru sekali musyawarah. "Insya Allah akan dijadwal kembali musyawarah," pungkasnya singkat.(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved