Berita Regional

Warga Geger Pencuri Tali Kain Kafan, Sempat Ada Ninja Dekat Makam

Pencurian tali kain kafan di makam almarhum Janji di Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, memunculkan keanehan bagi pihak keluarga.

Warga Geger Pencuri Tali Kain Kafan, Sempat Ada Ninja Dekat Makam
SURYA.co.id
Pencurian tali kain kafan hebohkan Sidoarjo 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SIDOARJO - Pencurian tali kain kafan di makam almarhum Janji di Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, memunculkan keanehan bagi pihak keluarga.

Seperti diketahui, pelaku tersebut mencuri tiga helai tali yang mengikat kain kafan pembungkus jenazah Janji. 

Menanggapi hal ini, keluarga mendiang Janji memilih tidak memperpanjang urusan tersebut dan memilih ikhlas. 

Buarah (51), istri almarhum Janji (56), mengaku sudah mengikhlaskan dan tidak mempermasalahkan peristiwa ini. Namun pihaknya berharap, peristiwa ini menjadi pelajaran dan jangan sampai terulang lagi, khususnya di Medalem.

Baca: Warga Geger Pencuri Tali Kain Kafan, Tiga Tali Kain Kafan Hilang Dari Jenazah Janji

Baca: Warga Geger Pencuri Tali Kain Kafan Beraksi di Malam Jumat, Diduga Untuk Jimat Ilmu Hitam

Diceritakannya, sejak awal melakukan penjagaan di makam almarhum sudah ada beberapa keanehan. "Tapi saat itu kami juga tidak sampai curiga apa-apa," kata Buarah, Minggu (29/7/2018).

Keganjilan yang terjadi itu antara lain banyak pepohonan di sekitar makam seperti terhempas angin kencang. Kemudian sempat ada bayangan seseorang yang lari-lari dari tempat satu ke tempat lainnya dan sebagainya.

"Pada malam hari kedua, anak saya yang berjaga seperti melihat bayangan seseorang dari dekat pintu makam. Saat itu seperti ada orang berlari dan meloncat dari jarak agak kejauhan dekat pintu masuk makam," kisahnya.

Dia menyebut orang itu sempat meloncat ke balik pagar lalu hilang. Orang tersebut seperti memakai penutup di bagian kepala dengan menggunakan kain sarung, hanya tampak bagian matanya saja, seperti ninja.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Indosiar Piala AFF U-16 2018 - Timnas U-16 Indonesia vs Myanmar

Kejadian aneh juga dijumpai oleh Buarah sendiri. Saat mengunjungi orang-orang yang berjaga, ia melihat pohon depan pintu masuk makam seperti kena hempasan angin kencang. Anehnya hanya dua pohon saja, lainnya tidak.

Keanehan-keanehan itu hampir terjadi setiap malam selama tujuh hari menjaga makam. Seperti ada upaya untuk mengusir keluarga yang berjaga di makam. Namun, mereka tidak curiga. Dan baru menyadarinya setelah peristiwa pencurian itu terjadi.

Halaman
12
Editor: Restudia
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved