Berita Banjar

Bangun Tugu Monumen TMMD di Desa Penyiuran

Dandim 1006/MTP, Letkol (Inf) M Ghoffar, mengatakan TMMD ini merupakan desa yang Ke-102 yakni Desa Panyiuran Pengaron.

Bangun Tugu Monumen TMMD di Desa Penyiuran
istimewa
Bangun Monumen 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Gotong royong antara TNI dan rakyat semangat saat proses pembangunan Tugu TMMD di Kecamatan Pengaron sebagai salah satu Kecamatan yang menjadi Sasaran kegiatan TMMD Ke-102 tahun anggaran 2018 Kodim 1006/ Mtp.

Komandan SSK TMMD Kapten Inf Mujiono menyebutkan bahwa, tujuan dibangunnya Tugu TMMD tidak lain adalah sebagai wujud atau pernyataan bahwa TMMD kali ini sudah pernah dilaksanakanyakn Kecamatan Pangaron.

Baca: KPU Kalsel Temukan 4 Bacaleg Didaftarkan Dua Parpol, Ini Identitasnya

Pembangunan yang dilakukan oleh TNI dalam rangka membantu pemerintah daerah dalam memeratakan daerah tertinggal melalui TMMD Reguler setiap tahunnya, biasanya akan meninggalkan kenang-kenangan berupa tugu atau prasasti TMMD.

Dandim 1006/MTP, Letkol (Inf) M Ghoffar, mengatakan TMMD ini merupakan desa yang Ke-102 yakni Desa Panyiuran Pengaron yang dimulai 10 Juli sampai 18 Agustus 2018.

Baca: Kagumi Kecantikan Nissa Sabyan? Ini Wajah Asli Penyanyi Bersuara Merdu Itu

Sasaran fisik dan non fisik dengan titik berat pada fasilitas umum seperti jalan jembatan, poskamling, rehab musalla dan jamban. Adapun untuk jalan yang dibuka total 10,7 kilometer menghubungkan Panyiuran sampai Desa Antaraku.

Pengerasannya sepanjang 6.300 meter dengan lebar jalan 3,5 meter, sedangkan jembatan yang diperbaiki buah, terdiri dari satu rehab dan empat pembangunan jembatan kayu kelas satu dan empat jembatan darurat dari kayu. Dia juga menjelaskan, ada juga bedah rumah satu unit, WC ada empat dan satu musalla.

TMMD melibatkan Satgas 150 personel terdiri dari TNI Polri dan masyarakat 50 orang secara bergantian. Pembukaan sudah setatus persen tinggal pengerasan jalan 60 persen, dari jdi 6.300 meter tinggal menyisakan 3.000 meter pengerasan.

Baca: Jadwal & Link Live Streaming Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018 Hari Kedua Selasa (31/7) : Jojo Main

Sedangkan untuk non fisik kegiatan penyuluhan kesehatan bekerjasama dengan dinas kesehatan dan penyuluhan hukum oleh Polres Banjar serta penyuluhan pertanian.

“TMMD di desa ini karena fokus daerah tersebut hasil pertanian karet dan sepanjang jalan yang dibuka merupakan lahan pertanian. Seperti jembatan saat ini hanya bisa dilewati oleh sepeda motor roda, tidak bisa dilewati roda empat,” jelasnya.

Baca: Kisah Pendaki Gunung Rinjani yang Terjebak, Porter: Kulit Telur Kita Makan

Dia juga mengatakan, dengan dibukanya jalan desa ini maka akan bisa meningkatkan perekonomian warga setempat. TMMD Ke-102 ini mengangkat tema Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial. (banjarmasinpost.co.id/Hasby Suhaily)

Penulis: Hasby
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help