Berita Batola

Jelang Kedatangan Sejumlah Dubes Saat HPS Nasional, Pemkab Batola Mulai Tata PKL

Pemkab Batola bakal menertibkan dan menata ratusan pedagang kaki lima (PKL) di pinggir Jalan Alalak, Jalan Trans Kalimantan

Jelang Kedatangan Sejumlah Dubes Saat HPS Nasional, Pemkab Batola Mulai Tata PKL
banjarmasin post group/ edi nugroho
PARA pedagang kaki lima (PKL) lapak meja non permanen menandatangi surat pernyataan minta solusi dari Pemkab Batola menjelang penertiban menyambut Hari Pangan Sedunia (HPS) Nasional tahun 2018 di Desa Jejangkit Muara, Minggu (29/7/18) siang lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pemkab Batola bakal menertibkan dan menata ratusan pedagang kaki lima (PKL) di pinggir Jalan Alalak, Jalan Trans Kalimantan menjelang pelaksanaan Hari Pangan Sedunia (HPS) Nasional tahun 2018 di Desa Jejangkit Muara.

“Iya akan kita tata dan tertibkan. Keberadaaan PKL akan kita buat seindah mungkin. Kita sebentar lagi Batola akan kedatangan dubes dari semua negara. PKL harus rapi dan indah,” kata ketua tim penertiban PKL pinggir Jalan Alalak, M Anthoni, Selasa (31//7/18).

Baca: Kagumi Kecantikan Nissa Sabyan? Ini Wajah Asli Penyanyi Bersuara Merdu Itu

Sebelumnya puluhan pedagang kaki lima (PKL) lapak meja nonpermanen berkumpul di depan trotoar Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Alalak Kabupaten Batola, Minggu (29/7/18) siang.

Mereka menandatangani surat pernyataan minta solusi dari Pemkab Batola seiring penertiban menjelang penertiban menyambut Hari Pangan Sedunia (HPS) Nasional tahun 2018 di Desa Jejangkit Muara.

Baca: Diduga Ada Kelompok Antipancasila di Kotabaru, Kesbangpol Kalsel : Itu Sesat Ideologi

Salah perwakilan PKL lapak meja nonpermanen yang juga pedagang daster, Udin Kidat, menyatakan PKL di pinggir jalan Alalak mendapat pemberitahuan dari Sekda Batola Nomor 331/290/Satpol PP 2019/ tertanggal 24 Juli diMarabahan, tentang pembongkaran Trans Kalimantan.

“Yang kami pertanyakan itu PKL yang dibongkar itu sebagian saja sampai di seberang Sate Stegal. Kenyataanya, PKL buah itu tidak kena penertiban. Ini sentimen. Penertiban ini sudah dua kali dan PKL buah tak pernah disentuh. Kami diberi waktu sampai 2 Agustus ini,” katanya.

Baca: Jadwal & Link Live Streaming Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018 Hari Kedua Selasa (31/7) : Jojo Main

Dijelaskannya, alasan penertiban dari Pemkab Batola itu karena PKL lapak meja nonpermanen itu berada di atas trotoar dan taman. Sementara di lokasi PKL buah itu belum ada trotoar dan taman sehingga Pemkab membolehkan PKL berjualan. (banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved