Berita Regional

Kisah Pendaki Gunung Rinjani yang Terjebak, Porter: Kulit Telur Kita Makan

Porter itu pun mengatakan logistik mulai menipis, bahkan diantara mereka menahan rasa lapar dengan memakan kulit telur.

Kisah Pendaki Gunung Rinjani yang Terjebak, Porter: Kulit Telur Kita Makan
tribunnews.com
Pendakian Gunung Rinjani 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hingga saat ini, gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (29/7/2018) masih menyisakan cerita. Khususnya bagi ratusan pendaki Gunung Rinjani masih terjebak di Danau Segara Anak.

Petugas Jaga di Pos Sembalun Gunung Rinjani, Mutaharlin mengatakan berdasar pada informasi dari porter yang berhasil turun melalui jalur pendakian Plawangan Sembalun, sebagian besar akses jalur pendakian telah tertutup longsor.

Baca: Marco Veratti Debut, PSG Menang 3-2 Atas Atletico Madrid

"Katanya (mereka) sudah sangat kekurangan logistik, kekurangan makanan di sana, kebetulan saya sempat dapat informasi dari porter yang tadi (berhasil turun)," ujar Mutaharlin.

Ia menjelaskan bahwa dirinya sempat bertanya kepada porter tersebut terkait pasokan logistik yang dimiliki para pendaki. Porter itu pun mengatakan logistik mulai menipis, bahkan diantara mereka menahan rasa lapar dengan memakan kulit telur.

Baca: Jadwal Timnas U-23 Indonesia vs Bali United di Laga Ujicoba Jelang Asian Games 2018

"Saya sempat tanya bagaimana tentang logistik, (porter itu bilang) 'kalau tentang logistik, memang hampir hampir kita di sana itu sudah nggak ada sama sekali, sampai-sampai kulit telur kita makan'," kata Mutaharlin.

Menurut informasi yang diperoleh, dari ratusan orang pendaki yang terjebak itu, satu di antaranya dinyatakan tewas dan tengah dalam proses evakuasi.

Tim evakuasi gabungan pun tengah berusaha mengevakuasi para korban yang terjebak.

Baca: Jadwal, Head to Head, Prediksi Susunan Pemain Perseru vs Persebaya di Pekan 18 Liga 1 2018

Perlu diketahui, untuk mencapai Danau Segara Anak, yang disebut menjadi titik lokasi terjebaknya para pendaki, membutuhkan waktu sekira 7 hingga 10 jam jika ditempuh dengan berjalan kaki melalui jalur Senaru.

Lokasi longsor itu memiliki jarak sekitar 8 km dari pintu gerbang jalur pendakian tersebut.

Sedangkan jika perjalanan ditempuh dari jalur pendakian Sembalun, membutuhkan waktu sekira 7 hingga 10 jam.

Danau Segara Anak berada pada ketinggian sekitar 2010 meter di atas permukaan laut dan memiliki kedalaman sekira 230 meter.

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Update Gempa Lombok, Ratusan Pendaki Terjebak di Danau Segara Anak, Bertahan Makan Kulit Telur

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved