KPU Kalsel Temukan 4 Bacaleg Didaftarkan Dua Parpol, Ini Identitasnya

Hari ini, adalah batas waktu Bacaleg dari masing-masing Partai Politik untuk melakukan revisi perbaikan pada berkas sebelumnya.

KPU Kalsel Temukan 4 Bacaleg Didaftarkan Dua Parpol, Ini Identitasnya
Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Edy Ariansyah terpilih menjadi Ketua KPU Kalsel menggantikan Samahuddin Muharam. 

BANJARMASIN POST.CO.ID-BANJARMASIN - Hari ini, adalah batas waktu Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari masing-masing Partai Politik untuk melakukan revisi perbaikan pada berkas yang sebelumnya kurang lengkap.

Sejauh ini KPU Kalsel menemukan beberapa Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang diduga terdaftar di dua Partai Politik (Parpol).

Dari daftar di KPU Kalsel, bacaleg tersebut dicalonkan oleh lebih dari satu partai politik, dan dicalonkan di dua lembaga perwakilan. Total ada empat nama yang ditemukan.

Baca: Jadwal & Link Live Streaming Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018 Hari Kedua Selasa (31/7) : Jojo Main

Pertama, yakni Moh Burhanudin. Yang bersagkuta diduga menyodorkan berkas dan dicalonkan oleh partai Garuda di DPRD Provinsi Dapil Kalsel 2. Sementara dia juga dicalonkan PKB di DPRD Kabupaten Banjar Dapil Banjar 5.

Kedua, ada Anang Misran dicalonkan oleh Partai Berkarya di Dapil Kalsel 1 dan berkasnya juga ditemukan diusulkan dari Perindo di Kalsel Dapil 3 DPRD Provinsi.

Selanjutnya, ada nama Siti Hajar dicalonkan PBB di Dapil Kalsel 2 DPRD provinsi. Setelah dibongkar diketahui juga dicalonkan di Dapil Kalsel I DPR.

Baca: Kagumi Kecantikan Nissa Sabyan? Ini Wajah Asli Penyanyi Bersuara Merdu Itu

Selain itu, juga ada Elvina Chandrawati dicalonkan partai Demokrat di DPRD provinsi Dapil Kalsel 1. Padahal dari berkas yang ada ia juga dicalonkan partai Garuda Dapil Kalsel I DPR.

Ketua KPU Kalsel, Edy Ariansyah, Senin (30/7/2018) mengaku telah memberitahukan kepada masing-masing partai politik peserta pemilu terkait status kegandaan tersebut.

Baca: Disebut Prabowo Sedang Alami Masalah Keuangan, Dirut Garuda: Pernyataannya Mengarah Politisasi

Dalam pemberitahuan tersebut, bahwa syarat bakal calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota membuat surat pernyataan dicalonkan hanya oleh 1 partai politik, 1 lembaga perwakilan, dan 1 daerah pemilihan. Terhadap kegandaan, partai politik dapat mengganti bakal calon pada tahap perbaikan tanggal 22-31 Juli 2018.

"Jika bakal calon tidak diganti dan masih ganda maka KPU akan mencoret dan tidak memasukan dalam Daftar Calon Sementara. Karena terkait dengan pencalonan hanya dicalonkan oleh satu partai politik, satu lembaga perwakilan, dan satu daerah pemilihan secara ekspresif ditegaskan dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 dan PKPU Nomor 20 Tahun 2018, " kata dia.

(banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help