Berita Banjarmasin

Pengemudi Mobil pun Lirik si Jadul, Tapi Sang Pemilik Ogah Melepas karena Alasan Ini

Motor jadul produk Jepang yang masih eksis walaupun langka antara lain merk Yamaha, Honda, Suzuki, karena memang dulu merk itulah marak di pasaran.

Pengemudi Mobil pun Lirik si Jadul, Tapi Sang Pemilik Ogah Melepas karena Alasan Ini
Banjarmasinpost.co.id/Salmah
Bambang bersama motor jadul kesayangannya 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Walaupun jadul, namun motor tua tetaplah bisa bergaya di jalanan. Soal kecepatan memang tidak sebanding motor zaman now, tapi bagi penyuka motor jadul bukan kecepatan dicari melainkan style alias gaya.

Motor jadul produk Jepang yang masih eksis walaupun langka antara lain merk Yamaha, Honda, Suzuki, karena memang dulu merk itulah yang marak di pasaran.

Bambang Sugiono, kolektor motor jadul di Banjarmasin, mengatakan, ia suka karena motor jadul itu unik dan eksentrik.

"Sejak lima tahun lalu saya mulai mengoleksi, belinya cukup murah karena kondisinya rusak. Setelah itu pelan-pelan saya perbaiki. Alhamdulillah bisa jalan lagi," terangnya.

Baca: Timnas U-16 Indonesia Disalip Vietnam dari Puncak Klasemen Grup A Piala AFF U-16

Koleksi Bambang antara lain Yamaha L2 Super produksi 1978 dengan kapasitas mesin 100 cc. Motor laki warna biru ini masih orisinil.

"Bodi dan kelengkapan juga spare part masih asli. Karena itulah motor ini paling disayang," ujarnya.

Kemudian motor bebek Yamaha V80 warna biru. Namun tipe ini sudah dimodifikasi menjadi motor jalanan tipe roadster.

Adalagi Honda 70. Sama juga, motor yang melegenda ini juga sudah dimodifikasi. Bodinya yang kokoh masih dipertahankan, hanya mesin diganti Astrea Grand 97.

Baca: Kagumi Kecantikan Nissa Sabyan? Ini Wajah Asli Penyanyi Bersuara Merdu Itu

"Saat berkendaraan dengan motor jadul ada rasa pede. Ya, soalnya barang langka. Orang bermobil pun sering melirik, kadang pula saat parkir ada yang mengamati dan bertanya," tukasnya.

Apakah ada yang ingin membeli? Menurut Bambang tidak sekali dua ada orang berminat, namun ia tidak mau melepas motor tersebut.

"Apalagi Yamaha L2 Super. Sayang kalau dijual. Belum tentu bisa dapat lagi barang seperti ini," alasannya.

Secara berkala motor jadulnya dikendarai supaya kondisi mesin tetap oke. Bambang pun tak lupa menyimpan motor jadulnya secara khusus.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help