Kalsel Bergerak

SKPD Dapat Raport Hitam Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor Tegas Bakal Lakukan Ini

Pembagian rapot ini bertujuan sebagai penilaian terhadap kinerja dari SKPD lingkup Pemprov Kalsel, setidaknya ada 47 SKPD yang menerimanya.

SKPD Dapat Raport Hitam Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor Tegas Bakal Lakukan Ini
Banjarmasinpost.co.id/milna sari
Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor bersama Sekdaprov Kalsel H Abdul Haris M menyerahkan penghargaan raport dengan nilai tertinggi kepada tiga skpd yaitu RSJ Sambang Lihum, RSUD Ulin, dan DPMPTSP Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Mengetahui adanya SKPDnya yang mendapatkan raport hitam atau disclamer alis tak bisa dinilai. Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor tegas kepada kepala dinas.

Dalam penyerahan SAKIP SKPD 2017 dan raportan kinerja SKPD semester satu 2018 Pemprov Kalsel di Aula Bappeda Kalsel, Selasa (31/07/2018) empat SKPD lingkup Pemprov Kalsel mendapat raport disclaimer yaitu Dinkes, Disdik, Satpol PP dan Damkar, dan Dinas Perindustrian.

Sementara tiga nilai terendah yaitu Dispersip, Bakesbangpol, dan Biro Sarana Prasarana dan Perekonomian. Raport dengan nilai terbaik diterima RSJ Sambang Lihum, RSUD Ulin, dan DPMPTSP Kalsel.

Adanya SKPD yang mendapat raport hitam ini sebutnya dampak dari SKPD yang tidak memahami target SAKIP dalam RPJMD. Raport yang disebutnya sebagai raport alam roh tersebut harus segera diperbaiki.

"Jika tidak diperbaiki maka dipertimbangkan untuk dimutasi," tegasnya saat ditemui usai acara.

Pembagian rapot ini bertujuan sebagai penilaian terhadap kinerja dari SKPD lingkup Pemprov Kalsel, setidaknya ada 47 SKPD yang menerimanya.

Nilai sendiri berdasarkan warna dari rapot tersebut Nilai A berwarna Hijau yang diterima 16 SKPD, BB Warna Kuning 17 SKPD, B warna merah 14 SKPD, dan ada 4 SKPD yang menerima rapot warna hitam.

" Yang menerima Rapot Hijau, pertahankan Merah dan kuning untuk ditingkatkan lagi. Sedangkan rapotnya yang masih di alam roh, hitam seperti alam kegelapan agar lebih diperbaiki," ucapnya

Organisasi yang bernama SKPD bukan hanya tentang kepala dinasnya saja, kepala bidangnya saja, kepala seksi atau staf-stafnya saja yang menggerakkan. Melainkan kerjasama dan harus benar-benar kerja tim didalam susunan SKPD.

Dalam kesempatan tersebut, Paman juga menerangkan, ini baru pertama diterapkan Pemprov Kalsel dan diperoleh dari hasil-hasil atudi banding kedaerah lain.

"Rapot ini menjadi salah satu, bagaimana cara kami menilai, apakah mereka SKPD kerjanya profesional dan bertanggungjawab terhadap amanahnya," ucapnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Selain itu, Paman Birin menuturkan, penerima Rapot dengan nilai terendah dan kosong masih memiliki kesempatan semester II mendatang.

"Masih ada kesempatan memperbaiki, akan tetapi kalau masih mendapat rapot hitam, SKPD terkait akan mendapatkan sanksi, yakni sanksi moril dan menjadi pertimbangan untuk dimutasi kalau tidak memperbaiki," terangnya.

Ia juga mengingatkan agar SKPD yang mendapatkan nilai A agar tidak pelit ilmu. Begitu juga dengan SKPD yang mendapatkan raport hitam dan merah harus bisa meningkatkan raportnya dan tak gengsi belajar dengan SKPD yang memiliki nilai A. (*/aol)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help