Tak Mau Kalah dari Instagram, YouTube Dukung Format Video Vertikal Versi Desktop

Kini platform berbagi video milik Google itu mendukung format video vertikal dengan tampilan baru untuk versi desktop.

Tak Mau Kalah dari Instagram, YouTube Dukung Format Video Vertikal Versi Desktop
kompas.com
Tampilan baru Video vertikal di YouTube 

BANJARMASINPOST.CO.ID - YouTube sepertinya tak ingin kalah dengan IG TV.

Kini platform berbagi video milik Google itu mendukung format video vertikal dengan tampilan baru untuk versi desktop.

Tampilan baru ini berupa optimasi dari sisi user interface alias antarmuka.

YouTube kini menghapus frame hitam 16:9 yang biasanya muncul pada sisi kanan dan kiri video yang berformat vertikal di browser komputer.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 di Akhir Juli : Ini 4 Link Resmi Simulasi Soal, Pendaftaran dan Info CPNS 2018

Dengan dihapusnya frame hitam ini, maka video berformat vertikal dapat direntangkan dengan ukuran yang lebih sesuai, sehingga akan tampak lebih besar dengan rasio yang pas.

Perubahan ini kabarnya akan dirilis pada pengguna desktop secara bertahap, setelah sebelumnya diluncurkan untuk platform mobile, Android dan iOS.

Baca: Update Pendaftaran CPNS 2018, Formasi, Jadwal Pendaftaran Hingga Tentang Syarat Akreditasi

Dikutip KompasTekno dari Android Police, Selasa (31/7/2018), perubahan ini dibuat atas dasar kebutuhan pengguna, di mana video dengan format vertikal kini semakin banyak diproduksi.

Marissa, Community Manager YouTube mengatakan bahwa pembaruan ini dibuat agar tampilan video dalam format vertikal maupun persegi bisa lebih nyaman dilihat oleh pengguna di browser komputer, tanpa harus mengurangi ukuran video tersebut.

Baca: Kagumi Kecantikan Nissa Sabyan? Ini Wajah Asli Penyanyi Bersuara Merdu Itu

Tampilan baru Video vertikal di YouTube(Android Police) Sebelum pembaruan ini dirilis, video berformat vertikal di YouTube memang biasanya muncul dengan frame hitam pada sisi kanan dan kiri, dengan resolusi tetap horisontal, 16:9.

Frame ini membuat tampilan video vertikal menjadi berukuran lebih kecil, sehingga tidak begitu nyaman untuk dilihat.

"Untuk video layar lebar (bukan 16:9) seperti video vertikal dan persegi, kami biasanya menampilkan bilah hitam di samping video dan membuat video menjadi sangat kecil.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved