Berita Hulu Sungai Tengah

Anggota Kodim 1002 Barabai Bangun Jembatan untuk Warga, Siswa SD Pun Tak Lagi Khawatir

Untuk biaya pembangunan jembatan tersebut, pihak Kodim bekerjasama dengan PT Telkom.

Anggota Kodim 1002 Barabai Bangun Jembatan untuk Warga, Siswa SD Pun Tak Lagi Khawatir
banjarmasinpost.co.id/hanani
Anggota TNI dari Kodim 1002 Barabai bersama masyarakat bergotong royong membangun jembatan gantung baru di dekat jemabatn gantung lama, di RT 02 Desa Haruyan Dayak Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu (1/8/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kodim 1002 Barabai, melaksanakan program Karya Bakti, di wilayah Pegunungan Meratus, tepatnya di Desa Haruyan Dayak, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Karya Bakti berupa pembangunan jembatan gantung, sebagai pengganti jembatan gantung sebelumnya yang rusak parah, dengan kondisi lantai banyak yang copot.

Komandan Kodim 1002 Barabai, Letkol Inf Nur Rohman Zein menjelaskan, pembangunan jembatan gantung tersebut dilaksanakan anggota Kodim 1002 Barabai bersama masyarakat setempat secara gotong royong.
Adapun konstruksinya 100 persen besi, dengan panjang 26 meter lebar 1,5 meter.

Adapun personel yang ditugaskan, ada 10 orang.

Baca: Gunakan Louis Vuitton Saat Bertemu Prabowo, Segini Harga Sepatu SBY

Untuk biaya pembangunan jembatan tersebut, pihak Kodim bekerjasama dengan PT Telkom.

Pelaksanaan pembangunan jebatan tersebut mulai dikerjakan sejak 10 JUli 2018.

Ditargetkan selesai pada 18 Agustus 2018 mendatang.

“Sampai 1 Agustus 2018 hari ini, kami bersama warga masyarakat Haruyan Dayak telah menyesaikan 45 persen pembangunan,”kata Komandan Karya Bhakti Pembangunan Jembatan, Kapten Inf Gunawan menambahkan.

Baca: Sejumlah Menu Lezat Temani Jokowi Saat Temui 9 Sekjen Parpol, Ini Dia Daftarnya

Dijelaskan, Karya Bakti tersebut, merupakan rangkaian pmemperingati HUT ke -60 Kodam VI MUlawarman tahun 2018.

Adapun di RT 02 Desa Haruyan Dayak yang menjadi sasaran, disebutkan sangat membutuhkan jembatan gantung tersebut, karena jembatan lama rusak parah.

Padahal jembatan tersebut sangat penting bagi warga untuk mengangkut hasil bumi berupa hasir perkebunan dan hasil pertanian padi di ladang.

Selain itu, jembatan tersebut juga sering dilewati siswa SDN Haruyan Dayak, menuju sekolah mereka.

Baca: Nissa Sabyan Tetap Cantik Tanpa Make Up, Foto Jadulnya Masa Berseragam Beredar

Sejak personel TNI tersebut membuatkan jembatan baru, warga setempatpun antusias membantu mengerjakan pembangunan secara gotong royong.

Menurut warga, selama ini para orang tua cukup was-was jika anak-anak melintas di jembatan gantung lama karena kondisi sebagian lantainya sudah lapuk dan banyak yang sudah copot.

“Jika jembatan ini selesai, kami para petani di sini juga mudah mengangkut hasil kebun dan hasil panen padi dari ladang,”ungkap salah satu warga Haruyan Dayak, Misnan.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help