B Focus Pesisir

Minimnya Akses Jalan, Membutuhkan Waktu yang Tak Singkat Menuju Objek Wisata ini

Camat Satui, Ferdi Yosfi, pertama melakukan survei ke lokasi setelah mendapat informasi dari sekelompok pemburu

Minimnya Akses Jalan, Membutuhkan Waktu yang Tak Singkat Menuju Objek Wisata ini
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Camat Satui, Ferdi Yosfi, pertama melakukan survei ke lokasi setelah mendapat informasi dari sekelompok pemburu yang melihat air terjun tersebut, kemudian diteruskannya ke Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Tanbu, Hamaludin Taher.

"Setelah disurvei, jaraknya sekitar 30 kilometer, dengan motor trail bisa sampai dua jam dari jalan nasional Satui," kata Hamaludin.

Kondisi serupa, minimnya akses jalan, juga terjadi di dua objek wisata air terjun Mandin Marangsai dan Riam Tinggi di Kotabaru.

Baca: Selain Perceraian, Kasus Poligami, Kawin Campur dan Asal Usul Anak Jadi Langganan PA Martapura

Baca: Kaos Oblong yang Dipakai Nagita Slavina Jadi Perbincangan, Rupanya Harganya Segini

Baca: Kahiyang Ayu, Putri Presiden Jokowi Lahirkan Bayi Perempuan, Begini Kondisinya

“Jarak tempuhnya cukup jauh, sekitar dua jam dengan berjalan kaki. Kalau naik motor, ya mungkin sekitar satu jam," kata Penjabat Desa Limbungan sekaligus Aparatur Sipil Negara (ASN) Kecamatan Hampang, Farizal Muhtazi SE, kepada BPost, Senin (16/7).

Lamanya perjalanan ke Mandin Marangsai karena hanya ada jalan setapak.

Farizal sangat berharap perhatian pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru menjadikan air terjun Mandin Marangsasi sebagai destinasi wisata andalan Kotabaru.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved