Berita Tabalong

Perbaikan Jalan Daerah Terisolir di Tabalong Tunggu Izin Menteri

Perbaikan akses jalan di daerah terisolir di Kabupaten Tabalong yang masuk kawasan hutan direncanakan akan dilakukan dalam tahun ini.

Perbaikan Jalan Daerah Terisolir di Tabalong Tunggu Izin Menteri
istimewa
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tabalong, HM Noor Rifani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Perbaikan akses jalan di daerah terisolir di Kabupaten Tabalong yang masuk kawasan hutan direncanakan akan dilakukan dalam tahun ini juga.

Saat ini Pemkab Tabalong melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga telah menganggarkannya di APBD 2018.

Hanya saja kapan pekerjaan bisa dimulai masih belum bisa dipastikan karena masih menunggu terbitnya Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Baca: Nissa Sabyan Dikenal Cantik dan Berkulit Putih, Ini Tranformasi Tampilannya Sebelum Terkenal

Baca: Pagar Rumah Pendiri Barito Putera FC Ditabrak, Iwan Ray : Itu Bukan Pemadam

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tabalong, HM Noor Rifani, saat dikonfirmasi, membenarkan, pihaknya kini tinggal menunggu izin menteri untuk memulai pengerjaan.

"Persyaratan izin pinjam pakai sudah disampaikan ke kementrian, kita tinggal menunggu izin pinjam pakai keluar. Mudahan dalam waktu dekat bisa keluar," kata Rifani.

Bila izin menteri keluar, sesuai rencana maka tahun ini juga akan langsung dilakukan pengerjaan karena anggaran telah disiapkan.

Baca: Link Pengumuman Seleksi Maba Jalur Mandiri UNM 2018 Makassar Jam 18.00 Wita, Begini Mengeceknya

Dalam pengerjaannya sendiri dari perencanaan yang sudah dibuat pengerjaan akan mencakup peningkatan jalan, drainase dan juga rehab jembatan.

Diketahui lokasi yang menjadi sasaran dalam pengerjaan nantinya berada di Kecamatan Muara Uya dan Bintang Ara, dengan jumlah desa ada sekitar 5 desa.

Baca: Gunakan Louis Vuitton Saat Bertemu Prabowo, Segini Harga Sepatu SBY

Izin pinjam pakai kawasan hutan sendiri diajukan seluas sekitar 47,6 hektar. Izin inilah yang akan dijadikan dasar untuk bisa melakukan pengerjaan.

Di antaranya berupa peningkatan jalan sepanjang 59 km, yang menjadi akses utama di 5 desa terisolir seperti desa Hegar Manah, Dambung Raya, Salikung, dan Sungai Kumap.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved