Pilpres 2019

PKS Buka Opsi Abstain di Pilpres 2019, Ini Tuntutannya ke Prabowo Subianto

Menguatnya nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi Cawapres Prabowo Subianto disikapi oleh PKS.

PKS Buka Opsi Abstain di Pilpres 2019, Ini Tuntutannya ke Prabowo Subianto
(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Direktur Pencapresan DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Aliyudin saat ditemui seusai menjadi pembicara dalam diskusi Polemik MNC Trijaya, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (28/7/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Menguatnya nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi Cawapres Prabowo Subianto untuk mengarungi kontestasi Pilpres 2019 disikapi oleh PKS.

Direktur Pencapresan Partai Keadilan Sejahtera Suhud Aliyudin menyatakan, partainya membuka opsi abstain pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

Langkah ini akan diambil jika kader PKS tak menjadi calon wakil presiden pendamping Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Baca: Nissa Sabyan Dikenal Cantik dan Berkulit Putih, Ini Tranformasi Tampilannya Sebelum Terkenal

"(Abstain) itu salah satu opsi yang mungkin diambil kalau memang situasinya tidak memungkinan. Tapi itu tergantung pembahasan pimpinan DPP dan Majelis Syuro. Kira-kira sikap resmi PKS itu seperti apa ketika ada nama lain yang diusulkan," kata Suhud saat dihubungi, Rabu (1/8/2018).

Sebab, kata Suhud, saat ini PKS masih berpegang pada keputusan Majelis Syuro. Keputusan itu adalah menyodorkan sembilan kadernya sebagai cawapres Prabowo.

Baca: Pagar Rumah Pendiri Barito Putera FC Ditabrak, Iwan Ray : Itu Bukan Pemadam

Adapun sembilan kader PKS itu adalah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. Kemudian, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufrie, mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua DPP PKS, Al Muzammil Yusuf, dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Belakangan, nama-nama yang akan dipasangkan dengan Prabowo itu mengerucut ke dua nama, yakni Ahmad Heryawan dan Salim Segaf Al Jufri.

Baca: Link Pengumuman Seleksi Maba Jalur Mandiri UNM 2018 Makassar Jam 18.00 Wita, Begini Mengeceknya

Suhud menambahkan, saat ini nama Salim juga masuk dalam rekomendasi Ijtima (pertemuan) Ulama sebagai cawapres Prabowo.

Saat ini, PKS menunggu keputusan Prabowo dalam menentukan pendampingnya di Pilpres 2019. Nantinya pilihan Prabowo akan dibahas oleh Majelis Syuro PKS.

Baca: Ternyata PKS Sepakat dengan Prabowo untuk Posisi Cawapres di Pilpres 2019, Lantas AHY?

"Ya kami masih menunggu keputusan Pak Prabowo ke mana, siapa yang dipilih. Karena kan bisa saja keputusannya itu tidak mengambil dari sembilan itu kan. Nah, berarti ketika nama lain yang keluar kami akan membawa kembali ke DPP dan Majelis Syuro. Jadi posisi kami menunggu apa keputusan Pak Prabowo. Mungkin koalisi bisa tetap berjalan. Jika tidak ya mungkin ada pembicaraan," tutur dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jika Tak Jadi Cawapres Prabowo, PKS Pertimbangkan Abstain pada Pilpres"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help