Presiden Napoli Sebut Maurizio Sarri di Chelsea Harus Buktikan Raih Trofi

Juru taktik berusia 59 tahun itu pun menjanjikan untuk menerapkan ciri khas strategi permainan menyerang miliknya

Presiden Napoli Sebut Maurizio Sarri di Chelsea Harus Buktikan Raih Trofi
TOLGA AKMEN / AFP
Maurizio Sarri berbicara kepada media saat diperkenalkan sebagai pelatih baru Chelsea di Stamford Bridge, London, 18 Juli 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hadirkan permainan atraktif nan menyerang saja tak cukup bagi nakhoda anyar Chelsea, Maurizio Sarri, jika tak ada gelar.

Hal itu sebagaimana dikatakan Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis.

Pada presentasinya sebagai pelatih baru Chelsea, Maurizio Sarri mengatakan bahwa hal yang pertama-tama diubah adalah gaya permainan.

Juru taktik berusia 59 tahun itu pun menjanjikan untuk menerapkan ciri khas strategi permainan menyerang miliknya.

Hal itu ia nilai sebagai upaya memberikan tontonan yang menarik pagi publik sepak bola Stadion Stamford Bridge.

Baca: AS Roma Vs Barcelona di ICC 2018 Hari Ini Diwarnai Isu Transfer Malcom ke Blaugrana

"Kami bukanlah pekerja di bidang olahraga, tetapi pemain gim," ujar Maurizio Sarri, dikutip BolaSport.com dari laman Football London."Untuk membuat pertandingan menyenangkan, langkah pertama yang harus dipikirkan adalah menemukan gaya yang cocok untuk skuat yang berada di level tinggi seperti Chelsea," kata eks pelatih Napoli ini menjanjikan. 

Baca: Saksikan Live Streaming Real Madrid vs Manchester United ICC 2018 Live TVRI dan INews TV

Namun, Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, mengejek pendekatan Sarri.

Menurut Laurentiis, Sarri memang pandai. Akan tetapi, ia menilai bahwa eks anak buahnya itu bukan pelatih sejati jika tak memenangi trofi.

"Ya dia genius, juga sangat tekun dengan caranya. Meski begitu, pelatih tulen ialah dia yang memenangi sesuatu. Bukan cuma menghibur," kata Laurentiis mengejek, dikutip BolaSport.com dari London Evening Standard.

Baca: Ini Jadwal Lengkap Siaran Langsung ICC 2018 - Pagi Ini Real Madrid Versus Manchester United

Lelaki kelahiran Roma tersebut menjelaskan mengapa Maurizio Sarri belum pernah meraih gelar, berkaca pada kiprahnya di Italia.

"Sebab, ia hanya memainkan 11 hingga 13 pemain yang sama. Tak masuk akal jika Anda melakukan itu untuk berkompetisi di dua ajang," ucap pria yang tak jadi datangkan Cristiano Ronaldo ini.

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com

Editor: Halmien
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help