Haji 2018

Sebanyak 80.973 Jemaah Haji Indonesia sudah tiba di Tanah Suci, 68 Persen Berisiko Tinggi Kesehatan

Sebanyak sebanyak 80.973 jemaah haji Indonesia dari 201 kloter sudah berada di Tanah Suci hingga Minggu (29/72018) pukul 17.00 Waktu Arab Saudi.

Sebanyak 80.973 Jemaah Haji Indonesia sudah tiba di Tanah Suci, 68 Persen Berisiko Tinggi Kesehatan
Depkes.go.id
Petugas kesehatan haji Indonesia memeriksa kesehatan jemaah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebanyak sebanyak 80.973 jemaah haji Indonesia dari 201 kloter sudah berada di Tanah Suci  hingga Minggu (29/72018) pukul 17.00 Waktu Arab Saudi.

Dilansir www.depkes.go.id, dari jumlah tersebut 68,77 persen atau 55.685 orang di antaranya adalah jemaah haji dengan risiko tinggi (Risti) kesehatan. Ini dilihat di antaranya dari jemaah yang umurnya lebih dari 60 tahun dan penyakit yang telah ada sejak di Tanah Air.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusuf Singka menegaskan tingginya Risti merupakan fakta yang tidak bisa dipungkiri. Karena memang demikianlah kondisi kesehatan jemaah haji Indonesia yang mayoritas sudah usia lanjut yang sudah disertai dengan penyakit penyerta.

''Fakta ini harus dihadapi bersama sama. Tidak hanya melalui pendekatan kesehatan saja tetapi pendekatan yang komprehensif. Semua pihak harus sepakat bahwa jemaah haji harus terlindungi agar dapat menjalankan ibadahnya sampai tuntas dan kembali ke Tanah Air menjadi haji Mabrur,'' kata Eka.

Eka menambahkan, pemerintah harus pro Rakyat. Harus pro Jemaah.

Baca: 17 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci Sejak Kloter Pertama Tiba, Berikut Daftarnya

''Saya mengajak semua pihak untuk mensukseskan program kesehatan jemaah haji yang merupakan bagian dari upaya perlindungan jemaah secara menyeluruh. Kita sebagai petugas haji harus memiliki satu target, satu kepentingan, yaitu melindungi jemaah haji,'' tegas Eka.

Kepada jemaah, Eka mengingatkan jemaah untuk menghemat tenaga menjelang Armina.

''Jangan memaksakan diri untuk beraktivitas yang tidak penting. Cukup istirahat. Jaga pola makan, dan banyak minum,'' tegas Eka.

Data Kesehatan Haji

Hingga hari ke-13 penyelenggaraan kesehatan haji di Arab Saudi, pelayanan kesehatan jemaah diberikan di 3 tempat, yaitu di Kloter oleh Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), di Bandara oleh Tim Mobile, dan di Klinik Kesehatan Haji Indinesia (KKHI). Adapun total rawat jalan oleh TKHI sebanyak 22.059 orang (20.564 orang di Madinah dan 1.495 orang di Makkah) dan total rujukan sebanyak 273 orang (252 orang di Madinah dan 21 orang di Makkah).

Baca: Haji 2018 - Jemaah Tanahbumbu Takjub Keindahan Masjid Quba

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help