Kurikulum 2013

Tidak Ikut Campur Pengadaan dan Pendistribusian Buku, Hanya ini Kewenangan Dinas Pendidikan

NURYADI, Kabid Bina SD Disdik Kota Banjarmasin mengatakan, persoalan terlambatnya distribusi buku pelajar hingga dua pekan

Tidak Ikut Campur Pengadaan dan Pendistribusian Buku, Hanya ini Kewenangan Dinas Pendidikan
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - NURYADI, Kabid Bina SD Disdik Kota Banjarmasin mengatakan, persoalan terlambatnya distribusi buku pelajar hingga dua pekan, tidak ada kaitan dengan Dinas Pendidikan.

Disebutkan dia, pengadaan buku-buku pelajaran merupakan hasil koordinasi langsung antara sekolah masing-masing dengan penerbit.

Kata Nuryadi, sekolah biasanya menganggarkan 20 persen dari dana BOS untuk buku siswa.

Dan, Disdik tidak boleh ikut campur dalam pengadaan dan pendistribusian.

Baca: Kaos Oblong yang Dipakai Nagita Slavina Jadi Perbincangan, Rupanya Harganya Segini

“Kewenangan Disdik hanya memantau dan menegur sekolah jika ada yang tidak menganggarkan 20 persen dari dana BOS," jelanya, Selasa (31/7).

Dia menyebut, jika sekolah kemudian ada kendala di lapangan terkait keterlambatan, maka bisa melapor ke dinas pendidikan.

Baca: Selamat, Kahiyang Ayu Telah Melahirkan, Presiden Jokowi Lakukan Ini Menunggu Lahirnya Cucu

"Laporkan saja ke disdik, perusahaan mana dan pesannya ke siapa. Nanti kita akan laporkan ke Kemendikbud. Sebab sudah ada ditunjuk 10 perusahaan penerbit yang diberikan kewenangan mencetak dan mendistribusikan buku paket untuk sekolah dasar, dan sekolah berhak memilih perusahaan mana yang diinginkan,” imbuh Nuryadi.

Berdasar penelusuran BPost, dana BOS difungsikan sebagai penyedia pendanaan biaya operasional nonpersonalia, bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana progran wajib belajar.

Baca: Prabowo-SBY Sepakat AHY Jadi Cawapres 2019? Hendri Satrio: Bakal Sulit Menang

Salah satu hal yang dimanfaatkan dari BOS adalah pengadaan buku paket.

Anggaran pengadaan buku paket masuk dalam BOS di masing-masing sekolah.

Semua sekolah yang menerima BOS salah satu peruntukannya adalah untuk pembelanjaan buku.

Pembelanjaan buku dilakukan masing-masing sekolah karena anggaran dipegang oleh sekolah.

Katalog atau referensi buku yang akan mereka ambil bisa melihat dari Buku Sistem Elektronik (BSE) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help