B Focus Pesisir

Wisata Satwa Bekantan dalam Proses Koordinasi

WISATA satwa bekantan di Desa Panjaratan masih dalam proses koordinasi dengan sejumlah pihak.

Wisata Satwa Bekantan dalam Proses Koordinasi
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - WISATA satwa bekantan di Desa Panjaratan masih dalam proses koordinasi dengan sejumlah pihak.

Pihak itu terkait Dinas Kehutanan, perusahaan perkebunan kelapa sawit dan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut.

Itu dikatakan Kepala Bidang Destinasi Wisata pada Dinas Pariwisata Kabupaten Tanahlaut, Ismail Fahmi, bahwa tiga sektor itu harus rapat koordinasi dulu sebelum melakukan pengkajian.

Baca: Di Balik Rimbunnya Hutan Tropis, Kemurnian Wisata Air Terjun di Dua Desa ini Belum Terjamah

"Langkah koordinasi tiga sektor itu agar tidak salah dalam melangkah. Dinas Kehutanan itu terkait kawasan konservasi Bakantan itu harus dijamin keberadaan satwa langka Bakantan itu dari segala kepentingan," katanya.

Jika sudah ada perjanjian, Pemkab Tala akan melakukan pengkajian untuk akses jalan menuju kawasan bekatan, yang saat ini masuk konsensi areal kebun kelapa sawit.

Baca: Kahiyang Ayu, Putri Presiden Jokowi Lahirkan Bayi Perempuan, Begini Kondisinya

"Kita harus mengetahui berapa luasan lahan perkebunan sawit dan berapa luas kawasan konservasi satwa bekantan. Setelah itu, kita lakukan kajian," katanya.

Ismail mengakui, keberadaan satwa langka bekantan di Sungai Panjaratan sudah diketahui masyarakat, di antaranya kunjungan dari ULM Banjarbaru.

Baca: Kaos Oblong yang Dipakai Nagita Slavina Jadi Perbincangan, Rupanya Harganya Segini

"Inilah pentingnya promosi melalui jaringan dengan melibatkan civitas akademika seperti ULM atau Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin. Kita punya alternatif wisata desa jika akan berwisata di Kabupaten Tanahlaut," katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved