Kriminalitas Tanahlaut

Dua Kali Curi Handhphone di Pelaihari Ismul Hair Beralasan Himpitan Ekonomi

Ismul Hair mengaku berada di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari untuk membesuk kerabatnya yang dikabarkan sedang menjalani rawat inap, pada 26 Juli 2018

Dua Kali Curi Handhphone di Pelaihari Ismul Hair Beralasan Himpitan Ekonomi
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Wakapolres Tanahlaut Kompol Ade Nuramdani memperlihatkan barang bukti saat ekspose kasus percurian handphone di Pelaihari, Rabu (1/8/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI- Ismul Hair beralasan himpitan ekonomi sehingga memaksa dirinya mencuri handphone korban yang lengah.

Itu dikatakan pelaku saat ditanyai Wakapolres Tanahlaut Kompol Ade Nuramdani seusai menjelaskan kronologis peristiwa dan pengungkapan pelaku.

"Saya mencuri karena ekonomi. Saya bekerja sebagai buruh pasir di Martapura. Istri saya orang Martapura. Saya sangat menyesal," katanya, Rabu (1/8/2018).

Ismul Hair mengaku berada di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari untuk membesuk kerabatnya yang dikabarkan sedang menjalani rawat inap, pada 26 Juli 2018, sekitar pukul 00.30 Wita.

Saat bertandang, Ismul Hair tidak mendapati kerabatnya karena sudah keluar dari RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.

Baca: LIVE iNews TV! Link Live Streaming Arsenal vs Chelsea ICC 2018 Delay TVRI & iNews TV jam 02.00 Wib

Namun, mata pelaku tertuju pada satu unit handphone di atas meja di ruang Berlian XII. Saat itu korban atau pemilik handphone, Sumini sedang tertidur.

Pelaku kemudian ditangkap anggota Satreskrim Polres Tanahlaut yang dipimpin AKP Agus Rusdi Sukandar saat kembali berada di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, Sabtu (28/7/2018) sekitar pukul 22.30 Wita.

Hasil pengembangan, pelaku ternyata pernah melakukan kejahatan serupa di wilayah Kelurahan Saranghalang, pada 13 Juli 2018 lalu, sekitar pukul 23.30 Wita.

Korban pelaku, Arif Wibowo yang tertidur pulas di rumah yang masih dalam proses perbaikan di RT 5 Kelurahan Saranghalang.

Handphone yang berada di dekat tubuh korban yang tertidur diambil pelaku, setelah masuk rumah korban melalui jendela, sekitar pukul 23.30 Wita.

Baca: Mario Gomes Belum Puas Dapat Wanggai dan Wildan di Bursa Transfer, Ingin Tambah 3 Pemain Lagi

Wakapolres Tanahlaut, Kompol Ade Nuramdani mengimbau agar masyarakat di Kabupaten Tanahlaut lebih waspada dalam menjaga harta benda.

Dalam kesempatan itu, Wakapolres Tanahlaut Kompol Ade Nuramdani juga membeberkan pengungkapan kasus pencurian kendaraan roda dua oleh Polsek Pelaihari, pada 10 Juli 2018.

Kemudian pengungkapan kasus penggelapan sepeda motor di satu bengkel sepeda motor di Jalan Parit, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari yang terjadi pada 26 Juni 2018.

Korban melaporkan pelaku penggelapan pada 13 Juli 2018 lalu, kemudian berhasil diamankan polisi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada 27 Juli 2018 lalu. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help