Kriminalitas Tanahlaut

Perampok di Angsau Tak Mempan Terkena Sabetan Senjata, Memey Pura-pura Pingsan

Pasangan suami istri (pasutri) penjaga sarang burung walet menjadi korban perampokan.

Perampok di Angsau Tak Mempan Terkena Sabetan Senjata, Memey Pura-pura Pingsan
Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid
lokasi perampokan

"Saya keluar kamar ketika mendengar suami saya berteriak ada rampok dan berkelahi. Cuma saya kaget sudah ada yang menyekap saya sewaktu keluar kamar," katanya.

Syamsuri mengaku sempat adu senjata tajam. Pelaku tidak mempan dengan senjata tajam. Telinga Samsuri sebelah kanan terluka disabet senjata tajam pelaku.

Ia mengaku tidak tega melihat istri disandera pelaku dengan diikat dan ancaman dibunuh oleh para pelaku jika tetap melawan.

Baca: Kepala Daerah Dilarang Jadi Ketua Tim Kampanye Saat Pilpres 2019, Ini Penjelasan KPU RI

"Saya melihat pelaku lebih dari tiga orang. Saya melepaskan senjata tajamnya demi istri saya agar tidak dibunuh.

Saya disekap pelaku bersama istri. Saya dipukuli pelaku dimuka hingga lebam dan mata merah. Mereka mengambil harta benda istri saya dan handphone saya," katanya.

Samsuri alias Suri (56) bercerita didampingi istrinya Megawati alias Memey yang mengaku trauma memilih tinggal bersama ibu dan anaknya di Jalan Parit RT 21 RW 3 Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Kamis (2/8/2018).
Samsuri alias Suri (56) bercerita didampingi istrinya Megawati alias Memey yang mengaku trauma memilih tinggal bersama ibu dan anaknya di Jalan Parit RT 21 RW 3 Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Kamis (2/8/2018). (banjarmasin post group/ mukhtar wahid)

Peristiwa perampokan sarang burung walet itu membuat masyarakat di wilayah Kelurahan Angsau dan sekitarnya khawatir karena para pelaku masih berkeliaran mencari mangsa.

Baca: Kuota CPNS HST Terbatas, Warga HST Diimbau Harus Berani ke Luar Daerah

Kasatreskrim Polres Tanahlaut, AKP Agus Rusdi Sukandar membenarkan adanya peristiwa perampokan pada usaha sarang burung walet yang didahului ancaman kekerasan terhadap penjaga sarang burung walet di dekat Vihara.

"Korban belum melaporkan peristiwa yang dialami kepada polisi. Saya imbauan agar pemilik sarang burung walet melengkapi dengan kamera pengintai dan memperkuat penjagaan serta melaporkan orang yang dicurigai," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved