Imunisasi MR di Kalsel

Sekolah di Kota Banjarmasin Belum Semua Berikan Data Siswa untuk Diimunisasi MR karena Ini

Sayangnya, belum semua sekolah memberikan data jumlah siswa di bawah usia 15 tahun untuk divaksin MR.

Sekolah di Kota Banjarmasin Belum Semua Berikan Data Siswa untuk Diimunisasi MR karena Ini
Harian Banjarmasin Post Edisi Cetak Kamis (2/8/2018) Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Kesehatan Banjarmasin meminta sekolah-sekolah memberikan data jumlah siswa yang akan divaksi MR (Measles Rubella). Sayangnya, belum semua sekolah memberikan data jumlah siswa di bawah usia 15 tahun untuk divaksin MR.

Seperti di MAN 2 Banjarmasin. Rudiansyah, Kepala MAN 2 Banjarmasin, mengaku masih menunggu sertifikasi halal untuk penggunaan vaksin tersebut.

“Katanya MUI pusat akan sidang tanggal 8, vaksin MR diberikan setelah tanggal 8. Saya rasa masih sempat untuk mengetahui rekomendasi MUI,” jelas dia, Rabu (1/8).

Dia menyebut, jika jumlah siswanya yang bakal mendapat vaksin ada 200 siswa. “Semuanya kelas X, siswa yang usianya belum melampaui batas vaskin,” ujarnya.

Baca: Banyak Ortu di Kalsel Menolak, Imunisasi MR Ratusan Murid SD Pemurus Dalam Berjalan Lancar

Sementara Rubina, Wakil Kepala SDN Pasar Lama 1, mengatakan pihak sekolah sudah memberikan selebaran kepada orangtua siswa. Terkait vaksin MR, dia mengaku beberapa orangtua menolak vaksin tersebut.

“Kami sudah memberikan selebaran kepada orangtua yang harus diisi, meski menolak wajib diisi. Nanti akan ada keterangan mengizinkan atau tidak mengizinkan anaknya divaksin,” katanya

Rubina mengaku tidak mengetahui adanya keterangan MUI Pusat terkait polemik vaksin MR. “Saya belum tahu kalau itu,” cetusnya.

Baca: Sejumlah Sekolah di Kalsel Tolak Imunisasi MR dan Tunggu Sertifikasi Halal dari MUI

Arbain, orangtua siswa dari M Riski Almadani siswa Madrasah Ibtidaiyah di Kayu Tangi, enggan memberikan izin anaknya divaksin dalam waktu dekat karena masih menderita sakit demam, mimisan dan batuk.

“Nanti kalau sudah sehat baru divaksin. Istri saya juga seorang bidan jadi tak masalah,” ucapnya. (ell/rii/him/han)

Baca lebih lengkap di Harian Banjarmasin Post Edisi Kamis (2/8/2018)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved