Berita Regional

10 Hektar Padang Savana Gililawa Taman Nasional KomodoTerbakar, Karena Puntung Rokok?

Sepuluh hektar lahan hutan di Gililawa Darat, Kawasan Taman Nasional Komodo terbakar.

10 Hektar Padang Savana Gililawa Taman Nasional KomodoTerbakar, Karena Puntung Rokok?
.(Estu Suryowati/KOMPAS.com)
Dua ekor komodo, jantan dan betina di Taman Nasional Komodo tengah mengoyak dua ekor kambing muda, Labuan Bajo, Senin (6/6/2016). Komodo betina umumnya lebih agresif soal makanan.(Estu Suryowati/KOMPAS.com) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sepuluh hektar lahan hutan di Gililawa Darat, Kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur ( NTT), terbakar.

Kepala Taman Nasional Komodo Budi Kurniawan mengatakan, penyebab kebakaran itu, diduga kuat berasal dari api rokok yang dibuang oleh oknum pengunjung terakhir di puncak Gililawa Darat.

Kebakaran itu lanjut Budi, berawal dari laporan masyarakat pada Rabu (1/8/2018) sekitar pukul 20.00 Wita.

Setelah menerima laporan, petugas dari Resort Padar, Loh Sebita dan juga dari Labuan Bajo langsung menuju lokasi untuk memadamkan api.

Baca: Hasil Timnas U-16 Indonesia vs Vietnam: Skor Akhir 4-2, Garuda Puncak Klasemen Piala AFF U-16 2018

"Api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 03.10 dinihari tadi," ucap Budi kepada Kompas.com, Kamis (2/8/2018).

Budi menyebut, Gililawa Darat merupakan salah satu spot wisata favorit di Taman Nasional Komodo yang biasa dikunjungi wisatawan setelah menyelam.

Para wisatawan baik domestik dan mancanegara, bisa menikmati sunset atau sunrise di Gililawa Darat.

Terhadap kejadian itu, Budi berharap, para pengunjung tidak membuang api rokok sembarang di wilayah itu, karena sangat rentan terhadap kebakaran.

Baca: Hasil Timnas U-16 Indonesia vs Vietnam di Piala AFF U-16 2018 - Skor 3-1 untuk Sementara Babak II

Meski tidak mengganggu habitat satwa Komodo, namun kebakaran itu berdampak bagi pengunjung atau wisatawan yang ingin menikmati pemandangan indah di daerah itu.

Budi Kurniawan, mengatakan, di Gililawa Darat, bukan habitat komodo tapi lebih dominan padang savana.

"Dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran itu, tentunya karena itu merupakan spot treking dan untuk foto-foto, maka dalam beberapa waktu ke depan, potensi itu tidak bisa dinikmati lagi oleh pengunjung," ucap Budi kepada Kompas.com, Kamis (2/8/2018).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "10 Hektar Padang Rumput Pulau Komodo Terbakar, Ini Dampaknya",

Editor: Restudia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved