Berita Hulu Sungai Tengah

Bingung Keluarga Anda Perlu Penanganan Medis Segera? Tenaga Medis Ini Siap Membantu

Masyarakat Kota Babarai dan sekitarnya yang anggota keluarganya tiba-tiba terserang penyakit yang memerlukan penangan segera, tak perlu bingung

Bingung Keluarga Anda Perlu Penanganan Medis Segera? Tenaga Medis Ini Siap Membantu
BANJARMASINPOST/HANANI
Petugas Unit Respons yang siap memberikan pertolongan gawat darurat di PSC 119 Murakata 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Masyarakat Kota Babarai dan sekitarnya yang anggota keluarganya tiba-tiba terserang penyakit yang memerlukan penangan segera, tak perlu bingung  lagi mencari pertolongan. Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, terhitung sejak 4 Agustus 2018, memberikan pelayanan gawat darurat medik, melalui  Public Safety Center (PSC) 119 Murakata. Warga bisa meminta pertolongan dengan menghubungi telepon genggam 08115190119.

“Pelayanan tersebut gratis. Kami telah menyiapkan unit call center terdiri  empat orang yang siaga menerima panggilan telepon, dua orang sopir Emergency Ambulans khusus,  delapan orang terdiri perawat dan bidan untuk unit respons, serta tiga dokter umum sebagai tenaga konsuler,”kata Kadinkes HST drg Kusudiarto, saat launching PSC  119 Murakata, Jumat (3/8/2018) di Aula Dinkes HST.

Baca: Tak Lolos Tes Bintara, Sejumlah Pemuda Menangis

Dijelaskan,  PSC 119 Murakata tersebut siaga selama 24 jam, dimana personel unit respons maupun unit call center bertugas  berdasarkan shift. Mereka akan memberikan pertolongan gawat darurat dan stabilisasi pasien, atau korban kegawatdaruratan medis. Selanjutnya mengevakuasi pasien/korban gawar darurat medis tersebut ke fasilitas pelayanan kesehatan, dalam hal ini Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Sedangkan Unit Call Center, juga terdiri empat orang perawat, bertugas menerima panggilan dan mengoperasikan computer serta aplikasinya. Mereka juga memberikan panduan pertolongan pertama penanganan pasien/korban gawat darurat, serta meninformasikan puskesmas atau rumah sakit terdekat. “Termasuk ketersediaan tempat tidur,”kata Kusudiarto.

Baca: Jalan Kasturi Wakili Kalsel Dalam Program Kampung Iklim, Ini Penampakannya

Dijelaskan, PSC bertujuan meminimalkan risiko akibat penyakit tidak menular yang  bisa merenggut nyawa jika pasien tak mendapatkan pertolongan segera.  Saat ini, masyarakat yang meninggal dunia akibat stroke dan penyakit jantung, kata Husnawati meningkat. Termasuk tingkat kecelakaan lalu lintas.

 Kondisi apa saja yang bisa menggunakan layanan ini? Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes HST Husnawati menyebutkan, antara lain penyakit jantung, stroke, serta kondisi lainnya. Termasuk juga korban kecelakaan lalu lintas dengan kondisi luka parah.

PSC 119 Murakata bermarkas di samping Aula DInkes HST, JAlan SMP Nomor 44 Barabai. Adapun nomor panggilan 08115190119 berbasis call center dengan kode akase 119 yang terhubung dengan National Command Center di Kementerian Kesehatan. “Jejaring PSC  adalah seluruh  puskesmas, dan klinik di HST, dan RS H Damanhuri sebagai  tempat rujukan utama.

Baca: Live O Channel! Live Streaming Bhayangkara FC vs PSMS Medan via Streaming OChannel Liga 1 2018

Diakui, PSC tersebut baru bisa menjangkau pelayanan di Barabai dan sekitarnya, karena hanya tersedia  satu unit emergency ambulans. Sedangkan untuk yang tinggal di desa-desa di seluruh kecamatan, untuk evakuasi pasien akan terkoneksi dengan ambulans puskesma, sesuai lokasi panggilan darurat.   

Karena sebagian besar puskesmas belum memiliki sopir khusus, PSC 119 juga bekerjsama dengan ambulans swadaya masyarakat dalam hal evakuasi dengan panduan petugas call center.

“Untuk memberikan pelayanan ini ke seluruh wilayah HST, ke depan kami bekerjasama dengan lintas sektoral, seperti Balakar 654 Murakata Taganam TRC 333, serta organisasi lainnya yang berhubungan langsung dengan penanganan kegawat daruratan,”kata Husnawati.

Baca: Gadis Cantik Berprestasi Ini Akan Temani Para Siswa Berlayar Dengan KRI Dewaruci, Tertarik?

Sementara itu, Melia, salah satu perawat yang petama kali mendapat giliran bertugas di PSC Sabtu besok mengatakan, dia dan teman-temannya siap memberikan pelayan terbaik kepada masyarakat yang memerlukan bantuan medis.

“Kami sudah terbiasa begadang jika kena shift  tugas malam. Jadi tak masalah dengan pekerjaan ini,”ungkap Melia dan teman-temannya saat ditemui di Kantor PSC 119 Murakata.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help