Surat Edaran Menteri LH dan Kehutanan

Menteri LH dan Kehutanan Melarang menjualbelikan Burung Berkicau yang Dilindungi, ini Jenisnya

Para penggemar burung berkicau kini tidak lagi bisa menangkar dan memperjualbelikan secara bebas.

Menteri LH dan Kehutanan Melarang menjualbelikan Burung Berkicau yang Dilindungi, ini Jenisnya
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA – Para penggemar burung berkicau kini tidak lagi bisa menangkar dan memperjualbelikan secara bebas.

Pasalnya, Kementerian LH dan Kehutanan melarang menjualbelikan burung berkicau yang dilindungi dan harus memiliki izin.

Jenis-jenis burung berkicau yang dilarang diperjualbelikan dan harus memiliki izin di antaranya kenari melayu (Chrysocorythus estherae), kacamata Jawa alias pleci (Zosterops flavus), opior Jawa (Heleia javanica), dan gelatik Jawa (Lonchura oryzivora).

Baca: Penampilan Baru Denada Ketika Tiba di Jakarta, Saudara Saya di Sana Sampe Botak

“Berbagai jenis burung berkicau harus memiliki izin,” kata Mahrus, Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel, Kamis (2/8).

Mahrus mengaku sudah menerima surat edaran dari Menteri LH dan Kehutanan terkait larangan penjual satwa jenis burung, khususnya dari hutan.

Meski begitu, sebut dia, pihaknya tidak melarang burung hasil penangkaran diperjualbelikan.

Baca: Viral di Medsos! Oknum Satpol PP Tanahlaut yang Diciduk Istrinya di Hotel Bakal Kena Sanksi

“Bagi masyarakat yang ingin melakukan penangkaran diperbolehkan. Namun tetap harus mendapat izin dari instansi terkait,” ujarnya.

Terkait hal itu, drh Indra Espliotasia, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati KSDAE Kementerian LHK, menyatakan, semua hasil penangkaran akan diberikan cincin sebagai tanda hasil captive breeding (penangkaran).

Baca: 10 Hektar Padang Savana Gililawa Taman Nasional KomodoTerbakar, Karena Puntung Rokok?

Disebutkan dia, selama ini sudah ada mekanisme izin untuk memelihara satwa yang dilindungi.

Mekanisme izin tersebut sesuai PP No 8 Tahun 1999.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved