Berita Banjarbaru

NEWS VIDEO : Polres Banjarbaru Ungkap Kasus Peredaran Narkoba Dengan Barang Bukti Sabu 1,1 Kg

Satresnarkoba Polres Banjarbaru berhasil ungkap peredaran narkoba berupa sabu dengan jumlah berat kotor 1.082,51 gram.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Satresnarkoba Polres Banjarbaru berhasil ungkap peredaran narkoba berupa sabu dengan jumlah berat kotor 1.082,51 gram. Sabu seberat satu kilogram lebih ini senilai 1,5 Miliar rupiah.

Saat presrilis di Polres Banjarbaru, Kamis (2/8/2018), turut dihadiri Wali kota Banjarbaru Nadjmi Adhani dan Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan Komisaris Besar Polisi Muhammad Firman.

Keberhasilan dalam pengungkapan tak lepas dari koordinasi apik Polres Banjarbaru dan Polda Kalsel. Tidak mudah bagi Kasat Narkoba Polres Banjarbaru Iptu Zaenuri, Kanit 2 Satresnarkoba Polres Banjarbaru Bripka Arifin Simbolon beserta jajaran ketika pengungkapan.

Baca: 40 Personel Disiagakan 24 Jam untuk Penanganan Karhutla

Pada penangkapan terhadap tersangka berinisial NA (37) Selasa (31/7/2018) sekitar pukul 19.00 WITA di Komplek Citra Palam Guntung Manggis, Landasan Ulin itu polisi terpaksa melumpuhkan NA dengan timah panas karena berusaha melawan saat akan ditangkap.

Penyelidikan cukup lama hingga akhirnya titik terang didapat dan penangkapan pun dipimpin langsung Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya. Saat akan ditangkap NA sedang berada dirumah kontrakannya itu. Polisi melakukan penggeledahan.

Pada penggeledahan, petugas menemukan alat timbangan elektronik dan plastik klip di lemari kamar, di kamar lainnya ditemukan satu paket kecil dan alat menyabu di meja serta sabu dalam 11 bungkus plastik klip yang disimpan tersangka di kamar lainnya.

Baca: Ingin Mengenal Lebih Jauh Tentang Rasa Kopi? Datangi Tempat di Banjarmasin Ini

Setelah ditimbang diketahui jumlah berat kotor yaitu 1.082,51 gr." Tersangka ini bandar, mantan residivis untuk kasus yang sama dan untuk kasus ini masih pengembangan lebih lanjut. Yang bersangkutan coba lawan petugas jadi terpaksa kami lumpuhkan, " ucap Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya.

Tersangka mula-mula ngotot bahwa barang bukan miliknya dan menyebut orang lain yang tidak jelas. Namun dari alat bukti setelah dilakukan pengecekan, baru tersangka tak lagi bisa mengelak dan akui bahwa barang itu dalam kekuasaannya didalam dari seseorang yang hingga saat ini masih dalam penyelidikan (TO).

"Sabu sebanyak ini tersangka sembunyikan dalam bantal, dimasukan dalam tempat kacamata dan dos setrika. Dia jaringan lama ini. Sabu sebanyak ini terselamatkan sekitar 5000 warga Banjarbaru. Sabu senilai Rp 1,5 Milyar, " katanya.

Sabu dalam bantal. Jadi sabu dimasukkan dalam bantal. Informasi terhimpun, barang tersangka akan diedarkan di Kalsel yakni Banjarbaru, Banjamasin, Binuang dan Sungai danau. Dari pembagian barang yang terjual, rencananya tersangka akan dapat upah antar persatu ons sekitar Rp 1 juta.

Terhadap tersangka terjera pasal 114 ayat 2 UU no 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.(banjarmasinpost.co.id / Nia Kurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved