Surat Edaran Menteri LH dan Kehutanan

Perburuan Semakin Menjadi, Mafia Burung Iming-imingi Masyarakat Adat Seperti ini, Kenyataannya

Tidak sedikit di antara mereka yang juga menangkarkan burung dan memperjualbelikannya –yang biasanya di lingkungan

Perburuan Semakin Menjadi, Mafia Burung Iming-imingi Masyarakat Adat Seperti ini, Kenyataannya
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Di Kalimantan Selatan cukup banyak para pecinta burung berkicau.

Tidak sedikit di antara mereka yang juga menangkarkan burung dan memperjualbelikannya –yang biasanya di lingkungan pecinta burung.

Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Hulu Sungai Tengah mendukung upaya perlindungan terhadap satwa seperti burung berkicau yang dilindungi berdasarkan aturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Termasuk melindungi beberapa jenis burung kicau, yang selama ini diperjualbelikan untuk hobi manusia.

Baca: Ada Kura-kura Bisa Kentut di Kalsel, Hasil Ekspedisi Borneo Panji Petualang di Balangan

“Perlindungan perlu dilakukan karena stok plasma nutfahnya menipis di alam, bahkan tergolong langka,” kata Muhammad Yani, Kepala Dinas LHP HST, Kamis.

Dia berujar, semestinya yang boleh diperdagangkan hanya hasil budidaya.

“Mata rantai dalam ekosistemnya harus terjaga,” katanya.

Yani menyebut, perburuan berbagai jenis burung makin menjadi-jadi.

Baca: Kisah Haru Denada Harus Terbang ke Jakarta, Tinggalkan Putrinya Shakira dengan Alasan Ini

Bukan sekedar untuk mencari makan bagi pemburu, tapi sudah ada mafia yang memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat adat yang tinggal di pegunungan.

Tidak jarang masyarakat ditipu dengan iming-iming harga mahal.

“Setelah dijual kepada mereka (mafia), ternyata jauh dari harga yang diharapkan. Padahal, di pasar burung harganya berlipat-lipat,” ucapnya.

Dari sisi lingkungan, lanjut dia, penangkapan burung langka diperjualbelikan berdampak mengurangi daya dukung ekosistem berupa putusnya mata rantai makanan dan kehidupan dan berefek samping yang tak terduga pada alam.

Baca: Viral di Medsos! Oknum Satpol PP Tanahlaut yang Diciduk Istrinya di Hotel Bakal Kena Sanksi

Pihaknya berharap dihentikannya burung kicau dilombakan, sebelum sistem budidaya atau penangkaran burung mampu dilaksanakan.

“Di Jakarta, pascapenerbitan peraturan menteri itu kegiatan kontes burung kicau kini diprotes,” imbuhnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved