Berita Kalteng

Polisi Makin Gencar Sosialisasi Larangan PETI, 8 Alat Berat dan 20 Penambang di Proses Polda Kalteng

Salah satunya dilakukan, anggota Kepolisian Polsek Katingan Tengah, Polres Katingan , Kalimantan Tengah, yang melaksanakan pemasangan maklumat

Polisi Makin Gencar Sosialisasi Larangan PETI, 8 Alat Berat dan 20 Penambang di Proses Polda Kalteng
faturahman
Alat berat yang diamankan polisi saat menertibkan penambang emas tanpa izin di sejumlah kabupaten di Kalteng,hingga Jumat (3/8/2018) alat berat masih ada di Mapolda Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KATINGAN - Maraknya penambangan emas tanpa izin di sejumlah Kabupaten dan Kota di Kalimantan Tengah, hingga Jumat (3/8/2018) masih saja terjadi, jadi perhatian aparat kepolisian setempat dengan melakukan sosialisasi larangan dan sanksi menambang tanpa izin.

Salah satunya dilakukan, anggota Kepolisian Polsek Katingan Tengah, Polres Katingan , Kalimantan Tengah, yang melaksanakan pemasangan maklumat Kapolres Katingan pada tempat-tempat keramaian di Kelurahan Samba Kahayan , Kecamatan Katingan tengah.

Sosialisasi dilakukan, Bhabinkamtibmas Samba Kahayan Aiptu Taufik Rahman dengan memasang maklumat Kapolres di tempat terbuka yang isinya, berupa maklumat tentang Sanksi Pidana terhadap PETI (Penambangan Emas Tanpa Ijin) ataupun Ilegal Minning dan pelarangan penggunaan merkuri.

Baca: Live Streaming TVRI - Link Live Streaming Perempatfinal BWF World Championship 2018 Jumat (3/8)

Ini dilakukan, agar warga menghentikan melakukan kehiatan PETI, karena polisi semakin gencar melakukan razia terhadap aktifitas PETI diseluruh wilayah Kalteng, bahkan belum lama ini, Polda Kalteng menyita sejumlah alat berat yang dipakai penambang untuk mencari emas dan bahan galian tambang lainnya.

Sebanyak delapan alat berat yang disita polisi lengkap dengan 12 mesin dumping serta 20 pelaku penambang ilegal tertangkap dalam operasi kepolisian mandiri kewilayahan tahun 2018 di wilayah Kalimantan Tengah.

Baca: Jadwal & Live Streaming MotoGP Ceko 2018, Hari Ini Latihan Bebas : Yamaha Optimis

Direktur Reserse Kelriminal Khusus Polda Kalteng, Kombes Polisi Adex Yudiswan, mengatakan, pihaknya akan terus melakukan operasi penertiban penambangan emas da bahan tambang lainnya yang dilakukan tanpa izin di wilayah Kalteng.

Hingga, Jumat (3/8/2018) barang bukti yang disita masih di proses di Polda Kalteng termasuk memproses hukum sebanyak 20 orang pelaku penambangan secara ilegal yang diamankan polisi saat terjaring penertiban yang lalu di Barito Utara, Kapuas, Murungraya, Katingan, Pulangpisau, Kotim, Lamandau, dan Kotawarigin Barat." Kami amankan sebanyak 20 orang pelaku dan delapan alat berat serta 12 mesin dumping," ujarnya.

(www.banjarmasnpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved