Pilpres 2019

Namanya Hilang dalam Bursa Capres Cawapres, Gatot Nurmantyo: 'Saya Menjemput Takdir Saja'

Namanya sudah tidak lagi muncul dalam bursa capres dan cawapres dari dua poros yang ada.

Namanya Hilang dalam Bursa Capres Cawapres, Gatot Nurmantyo: 'Saya Menjemput Takdir Saja'
instagram
Gatot Nurmantyo 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MALANG - Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masih berharap maju sebagai calon presiden atau calon wakil presiden pada Pilpres 2019.

Meskipun, namanya sudah tidak lagi muncul dalam bursa capres dan cawapres dari dua poros yang ada. Gatot mengatakan, suasana politik jelang pendaftaran calon presiden dan wakil presiden ini masih dinamis.

Walaupun partai-partai sudah terbagi dalam dua poros, yakni poros koalisi Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Baca: Jadwal Live Indosiar & Prediksi Susunan Pemain Persib vs Sriwijaya FC Liga 1 2018 Sabtu (4/8)

"Pencalonan presiden, ini semuanya masih cair," katanya saat menghadiri Muktamar XVIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jumat (3/8/2018).

Kendati demikian, mantan perwira tinggi TNI Angkatan Darat itu menyadari, peluangnya untuk maju sebagai capres ataupun cawapres sudah kecil.

Baca: BREAKING NEWS : Kapal KM Satya Kencana dari Surabaya Terbakar di Laut Jawa, 250 Orang Dievakuasi

Apalagi, tidak ada satu partai pun yang menyodorkan namanya. Berbeda dengan sebelumnya, dimana nama Gatot Nurmantyo santer disebut sebagai capres dan cawapres yang potensial untuk maju di Pemilu 2019.

"Logika manusia bahwa saya bukan ketua partai, bukan pemilik partai," katanya.

Baca: Sedang Berlangsung! Live Streaming Persib Bandung vs Sriwijaya FC via Streaming Indosiar

Kemudian masing-masing ketua partai sedang mencalonkan sebagai presiden atau wakil presiden atau menyiapkan calonnya atau sedang mencalonkan presiden.

"Logikanya kan (saya) tidak mungkin (dapat) peluang kan," jelasnya.

Karena itu, Gatot Nurmantyo sudah pasrah dengan kondisinya menjelang Pemilu Presiden ini.

"Makanya saya menjemput takdir saja. Apa yang ditakdirkan," tuturnya.

Meski demikian, sambung Gatot, pembicaraan capres dan cawapres oleh partai politik dengan dirinya masih terus terjalin.

"Saling mendekat saja lah, namanya juga cair kan," ucapnya.

Tidak hanya itu, Gatot menyebutkan, peluang munculnya poros ketiga, yakni poros di luar Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto masih memungkinkan terjadi.

"Saling pendakatan lah, semuanya masih peluang lah," pungkasnya. (Kontributor Malang, Andi Hartik)

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved