Pilpres 2019

Benarkah Ada Pihak Pihak Jegal Ustaz Abdul Somad Jadi Cawapres, 'Pakai Kata Halus dan Diplomatis'

Dakwah Usyaz Abdul Somad sendiri sering dihadang sejumlah pihak di sejumlah wilayah dan ketika dirinya didukung jadi cawapres

Benarkah Ada Pihak Pihak Jegal Ustaz Abdul Somad Jadi Cawapres, 'Pakai Kata Halus dan Diplomatis'
TribunWow/kolase
Prabowo Subianto dan Ustaz Abdul Somad 

Saya yakin Anda tahu bahwa kafir harbi, liberal, sekurel, LGBT (lesbian, gay, bisexual, dan transgender), koruptor atau semua pihak yang menguras kekayaan negara diam-diam jadi musuh negara.

Partai-partai menista agama dari dalam dan luar negeri yang selama ini menghancurkan Indonesia.

Mereka panik. Mereka ketakutan kalau sampai antum mau menjadi cawapres. Termasuk rezim pak Jokowi dan kroni-kroninya. Dan mereka akan melakukan berbagai macam cara agar Ustadz Somad tidak menjadi cawapres," kata pendakwah kelahiran 11 Februari 1974 ini.

Gus Nur mengatakan upaya pihak-pihak yang ingin mengagalkan Somad menjadi cawapres dilakukan melalui kata-kata diplomasi. "Contohnya ini Ustadz Abdul Somad ini ulama yang baik. Ulama yang rahmatan lil 'alamin. Dipuji-puji antum Ustadz.

Hatinya baik, hatinya suci. Makanya, Ustadz Abdul Somad tidak akan mau maju menjadi cawapres. Itulah salah satu diplomasi yang umum. Mereka akan melakukan berbagai macam cara agar antum tidak menjadi cawapres," ungkap pria yang juga dikenal sebagai penulis itu.

"Sadar atau tidak umat dan ulama. Bahkan non-muslim sekali pun. Asalkan di dalam hatinya dan pikirannya ada kesucian. Yang lama hidup di Indonesia. Minum airnya Indonesia, mencari nafkah di Indonesia, menghirup udara Indonesia. Tidur dan tinggal di Indonesia. Sudah jadi orang Indonesia. Tidak ada kepentingan apa-apa. Maka saya yakin dia akan mendukung dan bahagia kalau antum mau menjadi cawapres. Duet Pak Prabowo dan antum adalah solusi obat yang mujarab. Di satu sisi antum ditakuti, dan di satu sisi antum harapan umat, harapan ulama," lanjutnya.

"Antum mundur. Tapi saya yakin hati orang masih bolak-balik. Walaupun antum menolak dengan halus. Insya Allah masih ada waktu. Saya mewakili umat ya Ustadz Abdul Somad. Saya bukan orang yang suka memaksa antum.

Tapi ini suara umat, suara ulama. Mudharat dan manfaatnya untuk kondisi saat ini insya Allah akan banyak manfaat kalau antum maju. Mudahan-mudahan antum akan mematahkan hukum kalau saya boleh lebai karna itu. Itu patah kalau antum bisa masuk kesana.

Bahwa ada ulama, orang yang pintar agama yang masuk ke dalam sistem dan terbukti sistemnya yang bersih. Masuk dalam istana dan Alhamdulillah istananya bersih," ujar dia. (*)

.
Hai Guys! Berita ini ada juga di WARTAKOTA

Editor: Didik Trio
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved