Kriminalitas Regional

Buron 2 Tahun, Akhirnya Pelarian Terpidana Koruptor Rp 1,3 Triliun Berakhir di Tanjung Benoa

Pria asal Taluk Kijantan ini adalah terpidana dalam perkara tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang

Buron 2 Tahun, Akhirnya Pelarian Terpidana Koruptor Rp 1,3 Triliun Berakhir di Tanjung Benoa
Istimewa
Deki Bermana saat digiring ke masuk mobil tahanan di Kejati Bali. Deki adalah buron terpidana kasus korupsi dan TTPU BBM di Batam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, DENPASAR - Pelarian Deki Bermana (40) berakhir sudah setelah dua tahun lamanya berstatus buronan.

Pria asal Taluk Kijantan ini adalah terpidana dalam perkara tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) ilegal senilai Rp 1,3 triliun di Batam.

Ia ditangkap oleh Tim Intel Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibackup oleh Tim Intel Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali di atas Kapal Raka Surya yang sedang berlabuh di Pelabuhan Tanjung Benoa, Denpasar, sekitar pukul 12.00 Wita, Sabtu (4/8/2018).

Baca: Live Streaming TVRI & I News - Live Streaming Barcelona vs AC Milan di ICC 2018

"Terpidana ini sudah kerja di kapal minyak itu selama dua tahun. Ini dia baru sekarang masuk ke Benoa dari Gresik. Di kapal itu, yang bersangkutan menjabat sebagai Mualim I," jelas Asisten Intelijen Kejati Bali, Bayu A Arianto, seizin Kepala Kejati (Kajati) Bali Dr Amir Yanto.

Baca: LIVE STREAMING Barcelona vs AC Milan Live TVRI & LIVE iNews TV ICC 2018 Mulai Pukul 07.00 Wib

Sebelum melakukan penangkapan di atas kapal, dikatakan Bayu Arianto, tim terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak Otoritas Pelabuhan Tanjung Benoa.

Setelah itu, tim pun langsung melakukan penangkapan terhadap Deki Bernama.

"Selanjutnya, terpidana akan diterbangkan ke Pekanbaru, Riau via Jakarta untuk pelaksanaan eksekusi," ungkapnya.

Baca: LIVE STREAMING ICC 2018 : Real Madrid vs Juventus Live TVRI & LIVE iNews TV, Tanpa Ronaldo?

Diketahui, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor : 2621K/PID.SUS/2015 tanggal 24 Agustus 2016, terpidana Deki dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi, dan tindak pidana pencucian uang dalam kasus penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) ilegal senilai Rp 1,3 triliun di Batam.

Atas perbuatannya, Deki dijatuhi hukuman pidana penjara selama tujuh tahun dan denda sebesar Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah), dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama satu tahun.

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help