Haji 2018

Hari ke-19 Ibadah Haji 2018, Jumlah Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci Sebanyak 25 Orang

Hingga hari sembilan belas sejak kedatangan kali pertama jemaah haji di Tanah Suci, sebayak 303 kloter atau 121.847 jemaah telah tiba.

Hari ke-19 Ibadah Haji 2018, Jumlah Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci Sebanyak 25 Orang
istimewa
Jemaah haji Indonesia di Tanah Suci 

BANJARMASINPOST.CO.ID - MAKKAH -Sebanyak 25 jemaah haji Indonesia meninggal dunia di Tanah Suci sejak hari pertama kedatangan hingga Sabtu (4/8/2018) pagi.

Dilansir Kemenag.go.id, informasi dari data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Daerah Kerja Bandara yang diterima Media Center Haji (MCH), Sabtu (4/8/2018) pukul 07.30 WAS, hingga hari ke-19, sejak kedatangan kali pertama jemaah haji di Tanah Suci pada Selasa (17/7/2018) lalu, sebanyak 303 kloter atau 121.847 jemaah telah tiba.

Sementara itu jumlah jemaah haji yang wafat di Tanah Suci pun terus bertambah. Hingga kemarin jemaah yang menghembuskan nafas baik di Madinah maupun Makkah berjumlah sebanyak 25 orang yang berasal dari berbagai daerah di Tanah Air.

Berikut Data jemaah wafat kini mencapai 25 orang, sebagai berikut:

Madinah:
1. Sukardi Ratmo Diharjo (JKG-1) wafat pada 18 Juli 2018 di Masjid Nabawi (lalu dibawa di Klinik Kesehatan Haji/KKHI Madinah) disebabkan cardiac arrest pada usia 59;
2. Hadia Daeng Saming (UPG-05) wafat pada 20 Juli 2018 ; di Klinik Bandara AMMA disebabkan cardiac arrest pada usia 73 tahun;
3. Ade Akum Dachyudi (67) asal Kloter JKS-13; wafat pada 23 Juli 2018 di Masjid Nabawi (KKHI Madinah) disebabkan isheamic heart disease pada usia 67 tahun;
4. Sunarto Sueb Sahad (SOC-15) wafat pada 23 Juli 2018 di KKHI Madinah (perjalanan) disebabkan cardiovascular disease pada usia 57 tahun;
5. Siti Aminah Rasyip (SOC-05) wafat pada 23 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) karena acute ischemic heart disease pada usia 57 tahun;

Baca: Begitu Berartinya Kursi Kosong Bagi Jemaah Calon Haji yang Tertunda

6. Sanusi Musthofa Khafid (SUB-06) wafat pada 25 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan other obstructive pulmonary disease pada usia 73 tahun;
7. Katio Abdul Majid Simanjutak (MES-02) wafat pada 25 Juli 2018 di RSAS disebabkan cardiac arrest pada usia 59 tahun;
8. Machyar Sahromi Muhammad Thaif (JKS-06) wafat pada 26 Juli 2018 di RSAS disebabkan acute myocardial infarokom pada usia 78 tahun;
9. Mohammad Sholeh bin Abu Bakar (SUB-23) wafat pada 27 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan isheamic heart disease pada usia 74 tahun;
10. Nordiani Bahrani Kursani (BDJ-03) wafat pada 28 Juli 2018 di  KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan isheamic heart disease pada usia 53 tahun;

Baca: Jemaah Haji Asal Banjar Mulai Lakukan Tawaf, Ini Tempat Tinggal Mereka Selama Berhaji

11. Widodo Karto Semito bin Jimin (JKS-35) wafat pada 29 Juli 2018 di RSAS disebabkan cardiac arrest pada usia 56 tahun;
12. Abdullah Noor bin Sidik (SOC-13) wafat pada 29 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan Cardiovascular Disease pada usia 72 tahun;
13. Rasnam Ponidjan (SUB-23) wafat 29 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan isheamic heart disease pada usia 64 tahun;
14. Adang Aliyudin Satibi (JKG-05) wafat 30 Juli 2018 pukul 09.15 disebabkan shock kardiogenic di RS King Fahd Madinah pada usia 61 tahun;
15. Ame Omon Jasan (JKS-31) wafat 30 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan cardiovascular diseases pada usia 55 tahun;

Baca: Hari Ke-17 Sebanyak 21 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci, 19 di Madinah, 2 di Makkah

16. Dadang Abdullah (JKS-003) wafat 31 Juli 2018 pukul 08.41 WAS di RS King Fahd Madinah disebabkan shock hypovolemik pada usia 57 tahun;
17. Daklan Mustopa Kholil (JKS-38) wafat 31 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan cardiovascular diseases pada usia 58 tahun;
18. Sujatmin Siswo Taruno (SOC-26 ) wafat 1 Agustus 2018 pukul 02.00 WAS di KKHI Madinah disebabkan chronic obstructive pulmonary disease (COPD) pada usia 86 tahun;
19. Budi Riyanti Asmi (PLM-05) wafat 1 Agustus 2018 di Masjid Nabawi (KKHI Madinah) disebabkan circulatory diseases pada usia 54 tahun;
20. Tohet Kuris Jamil (PLM-03) wafat 2 Agustus 2018 di RSAS (KKHI Madinah) disebabkan cardiac arrest pada usia 69 tahun.

Baca: 116 WNI Ditangkap di Arab Saudi karena Mau Berhaji tanpa Prosedur Resmi, Ini Modusnya

Makkah:
1. Supriyati Teguh Adam (SOC-5) wafat 29 Juli 2018 pukul 23.30 WAS di KKHI Makkah disebabkan acute pulmonary lung disease pada usia 51 tahun;
2. Zainal Abidin Yusuf (UPG-04) wafat 29 Juli 2018 di RSAS disebabkan infectious and parasatic diseases pada usia 60 tahun.
3. Supiyah Ngadiman (JKG-11) wafat pada 2 agustus 2018 pkl 16.00 WAS di RSAS An Noor Makkah pada usia 65 tahun;
4. Jamiatun Waridin Suratman (SOC-52) wafat 2 Agustus 2018 pukul 13.30 WAS di Masjidil Haram Makkah pada usia 66 tahun;
5. Jene bin Sanusi Enon (JKS-11) wafat 2 Agustus 2018 pukul 19.25 WAS di RSAS An Noor Makkah pada usia 87 tahun.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kementerian Agama akan menjamin badal haji jemaah yang meninggal sebelum proses haji. Nantinya keluarga dari jemaah yang meninggal akan mendapat sertfikat badal haji tersebut. (Kemenag.go.id/MCH)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help